Selasa, 28 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Liga 2 2021

Liga 1 Digelar 20 Agustus, Liga 2 2021 Bakal Bergulir pada Pertengahan September

Operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) juga mempersiapkan bergulirnya Liga 2 2021.

Editor: sujarwo
liga-indonesia.id
Direktur Operasional PT LIB, Sudjarno 

TRIBUNJATENG.COM - Bukan hanya Liga 1 2021, operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) juga mempersiapkan bergulirnya Liga 2 2021.

Direktur Operasional PT LIB, Sudjarno mengatakan bahwa untuk kickoff Liga 2 2021 direncanakan pada pertengahan September mendatang.

“Setelah Liga 1, In Shaa Allah (Liga 2) paling tidak sebelum pertengahan September kami gulirkan juga. Lebih cepat lebih bagus,” kata Sudjarno dalam konferensi pers melalui zoom, Rabu (4/8/2021).

“Sekarang, kami siapkan dulu karena Liga 2 merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan. Menarik juga. Kami akan cari partner yang mau kerja sama dengan Liga 2,” ujar Sudjarno.

Terkait format pertandingan Liga 2 2021, Sudjarno menjelaskan bahwa sampai saat ini memang belum dipastikan.

Hanya saja pihaknya tetap merancang format seperti apa yang baik untuk Liga 2 dan setelah itu diberikan kepada PSSI.

Sebelumnya, format Liga 2 membagi 24 klub menjadi empat grup. Akan tetapi format tersebut masih belum pasti.

“Kami akan konsultasi dengan federasi terkait dengan skema Liga 2 2021. Kami sudah bidding ke liga 2 calon tuan rumah, itu masih berlangsung, sehingga kami belum tentukan tiga grup atau empat grup yang jelas LIB rancang draft dan setelah itu kami presentasi ke federasi,” papar Sudjarno.

Sejauh ini, PSSI, PT LIB, dan klub-klub Liga 1 telah sepakat untuk memulai kick-off Liga 1 2021 pada 20 Agustus mendatang.

Rencana kick-off di tanggal 20 Agustus juga sudah mendapatkan lampu hijau dari Mabes Polri dan Menpora.

PT LIB telah mengadakan pertemuan secara virtual dengan perwakilan klub-klub Liga 1.

Dirut PT LIB, Akhmad Hadian Lukita, mengatakan bahwa dalam pertemuan yang dihadiri pula oleh jajaran PSSI itu, seluruh klub telah menyatakan kesiapannya Liga 1 2021 bergulir 20 Agustus 2021.

“Kami sampaikan bahwa tadi pukul 14.00 WIB sampai 16.00 WIB, kami adakan zoom meeting dengan klub-klub Liga 1 2021. Perwakilan PSSI dihadiri Ketum, Waketum, dan Sekjen,” kata Hadian.

“Kami sepakat bahwa Liga 1 2021 akan kick-off pada 20 agustus 2021. Hampir seluruh klub juga menyatakan siap untuk tanding di liga 1 2021/2022 dengan kick 20 Agustus,” ujar Hadian.

“Banyak hal teknis juga yang dibahas, terutama bagaimana kita menjalankan kompetisi dengan baik, soal jadwal, soal time line dan beberapa hal lainnya,” jelas Hadian.

Sementara itu, Sudjarno menjelaskan untuk format pertandingan Liga 1 2021 tidak ada perubahan dari yang sudah direncanakan.

Liga 1 2021 tetap akan menggunakan sistem series yang terbagi menjadi tiga klaster dan penerapan protokol kesehatan ketat.

“Format kompetisi masih gunakan sistem series. Seri 1-6 dan tiga klaster, sesuai rencana awal. Kemudian, setiap seri ada jeda juga. Kami akan mulai dari Jakarta, sebagiani Jawa Barat dan Banten” kata Sudjarno.

Tim Pembuka

Jelang kick-off, PT LIB tengah mematangkan persiapan, salah satunya soal perumusan jadwal.

Sudjarno mengatakan bahwa jadwal resmi Liga 1 2021/2022 akan dirilis satu pekan sebelum kick-off.

“Jadwal pekan pertama akan kami rilis satu minggu sebelum kick-off. Kami sepakat dengan klub," kata Sudjarno.

"Kami akan lakukan managers meeting lagi untuk tentukan dimana dan siapa lawan siapa. Itu nanti kami akan sampaikan,” ujar Sudjarno.

Sudjarno berujar bahwa jadwal yang akan disusun nanti pastinya memang lebih ketat, pasalnya kompetisi tetap berakhir pada Maret 2022.

Meskipun demikian, ia memastikan jeda di setiap pertandingannya masih bisa untuk pemain melakukan recovery.

“Kami sudah plot Agustus – Maret, kami lihat di situ pertandingan-pertandingan ada jeda dua minggu pada antar seri,” ujar Sudjarno.

“Kalau kami lihat memang menggelar kompetisi di tengah pandemi ini memang tidak ideal tapi kompetisi harus berjalan. Harus jaga ekosistem sepakbola. Oleh karena itu jadwal memang ketat tapi Recovery masih cukup 4-5 hari, mungkin yang agak cape pergerakan dari akomodasi ke Stadion yang butuh durasi 45 menit sampai satu jam,” jelasnya.

Sementara itu, Hadian mengatakan bahwa jelang bergulirnya Liga 1 2021 dan Liga 2 2021, PSSI sudah menyiapkan program vaksin Covid-19.

Klub-klub baik Liga 1 maupun Liga 2 yang belum memberikan vaksin Covid-19 kepada pemain dan ofisialnya pun bisa dioptimalkan melalui program PSSI.

"PSSI sudah menyiapkan program ada kemungkinan dengan Kadin untuk Liga 1 yang belum vaksin,” kata Hadian dikutip dari Tribunnews.com, Rabu (3/8/2021).

"Kalau untuk Liga 2, ada sebanyak 5-6 klub sudah vaksin setelah kerja sama dengan Pemda. Yang belum, akan dilakukan di program PSSI. Harus semua divaksin, karena itu kewajiban kita di prokes yang baru ini,” ujar Hadian.

Hadian menjelaskan bahwa adanya program vaksinasi di seluruh peserta kompetisi Liga 1 dan Liga 2 akan membuat jalannya kompetisi menjadi lebih aman.

Dengan begitu ia berharap kompetisi yang sudah direncanakan dengan prokes ketat bisa segera bergulir sehingga pertandingan yang disuguhkan bisa meningkatkan imun para penonton.

"Tentu, ini hal yang baik menuju kick-off Liga 1 dan Liga 2, karena kami ikut membantu tercapainya program herd immunity di komunitas kita sendiri. Yang pasti mereka yang mengikuti kompetisi harus divaksin semua,” kata Hadian.

“Dengan adanya kompetisi Liga Indonesia kami berharap, menaikkan imun orang-orang di Indonesia. Apalagi, kami akan menjalankan kompetisi dengan protokol kesehatan ketat dan tanpa adanya penonton yang hadir di stadion,” pungkas Hadian.

Untuk bisa menggelar kompetisi musim ini, PSSI akan menjalin komunikasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Seperti diketahui, sebelumnya BNPB memberikan surat kepada PSSI agar Liga 1 yang rencana bergulir pada 9 Juli lalu agar ditunda hingga 31 Juli mengingat tingginya kasus Covid-19 di Indonesia.

“Ini kan komunikasi dengan BNPB masih berlangsung, PSSI memberi informasi ke kita walaupun komunikasi masih berlangsung dengan BNPB. Saya tidak tahu detail pembicaraannya, surat BNP kan sampai 30 Juli,” kata Hadian.

Hadian berujar bahwa dirinya masih belum bisa membeberkan hasil koordinasi dengan BNPB mengingat koordinasi tengah berlangsung.

“Masih dikomunikasikan dengan Kepolisian,” ujar Hadian saat ditanya adakan surat terbaru dari BNPB.

“Ada beberapa yang belum bisa disampaikan karena masih dalam tahap komunikasi,” ucap Hadian. (*)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved