Breaking News:

Berita Klaten

Mobil Ambulans Bawa Jenazah Covid-19 Dilempar Batu di Klaten

Mobil ambulans yang sedang membawa jenazah covid-19 dilempar batu oleh orang tak dikenal pada Senin (2/8/2021) malam. Peristiwa mobil ambulans dilemp

Editor: m nur huda
Tribun Jogja/ Almurfi Syofyan
Seorang relawan Tim Kubur Cepat (TKC) Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten saat menunjukan bekas lemparan batu yang mengenai ambulans, Selasa (3/8/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KLATEN - Mobil ambulans yang sedang membawa jenazah covid-19 dilempar batu oleh orang tak dikenal pada Senin (2/8/2021) malam.

Peristiwa mobil ambulans dilempar batu itu dialami mobil milik Tim Kubur Cepat (TKC) Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten.

Tidak ada korban, namun mobil ambulans bagian kanan depan mengalami penyok terkena batu.

Baca juga: 3 Warga Rusak Mobil Ambulans, Tersulut Emosi Berita Hoaks Organ Tubuh Jenazah Pasien Corona Hilang

Baca juga: Hendak Jemput Pasien, Mobil Ambulans Kecelakaan Menabrak Trotoar

Baca juga: Mobil Ambulans Kecelakaan saat Bawa Jenazah dari Jakarta Ke Sampang Madura

Baca juga: Mobil Ambulans Bawa Jenazah Kecelakaan Nyemplung ke Selokan, Hilang Kendali Seusai Alami Pecah Ban

Sopir ambulans, Hartono menjelaskan aksi pelemparan batu oleh orang tak dikenal tersebut terjadi di depan Gedung Darma Wanita Klaten yang berada di Jalan Mayor Kusmanto, Desa Semangkak, Kecamatan Klaten Tengah.

"Saat kejadian saya bawa mobil dalam kondisi ada jenazah Covid-19. Saya menjemputnya dari rumah sakit di Yogyakarta menuju Desa Brangkal, Karanganom untuk dimakamkan," ujar Hartono saat ditemui di Posko TKC Karanganom, Selasa (3/8/2021).

Menurut Hartono, kejadian pelemparan batu itu terjadi sekitar pukul 23.00 WIB.

Saat itu, selain mobil ambulans yang ia bawa, juga ada satu mobil dari keluarga jenazah yang mengiringinya dari belakang.

"Suasana jalan saat itu sepi dan gelap. Saya hidupkan lampu rotator dan juga membunyikan sirine saat membawa mobil," ucapnya.

Diakuinya, dirinya enggan untuk berhenti saat kejadian pelemparan batu tersebut, sebab saat itu dirinya dalam keadaan membawa jenazah Covid-19.

"Sesuai protokol saya nggak bisa berhenti atau keluar dari mobil sebab lagi bawa jenazah, jadi saya terus saja melaju," jelasnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved