Breaking News:

Berita Sragen

ODGJ di Sarigunan Sragen Bakar Rumahnya Sendiri

Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) membakar rumah makan pokwe di Kampung Sarigunan.

Polres Sragen
Tim dari kelurahan dan polres Sragen ketika melakukan olah TKP di warung makan pokwe Kampung Sarigunan, Sragen Wetan, Rabu (4/8/2021) 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) membakar rumah makan pokwe di Kampung Sarigunan RT 34/11, Kelurahan Sragen Wetan, Sragen, Rabu (4/8/2021).

Selamat Sore Komandan,ijin dilaporkan pada hari Rabu, 04 Agustus 2021 Pkl 11.30 s/d 13.30 Wib, telah dilaksanakan giat penanganan ODGJ yang melakukan pembakaran di dalam rumah

Pembakaran rumah tersebut dilakukan Iyan (30). Dirinya membakar rumahnya sendiri yang ditempati bersama ibunya, sekaligus menjadi warung makan pokwe tersebut.

Informasi yang dihimpun Tribunjateng.com, kebakaran tersebut bermula ketika Iyan merasa marah dengan orangtuanya, Tutik karena tidak jadi berangkat berobat ke RSJ Solo.

Sebelum kejadian, sekira pukul 11.30 WIB Iyan sendiri dirumahnya dan merasa bingung karena tidak jadi berangkat berobat.

"Sekira jam 11.30, Iyan dirumah sendiri dan merasa bingung karena perasaan ingin berobat ke RSJ Solo, orangtua Iyan melarang untuk berobat ke RSJ."

"Dikarenakan jadwal berobat masih Jumat (6/8/2021) mendatang," terang Kasubag Humas Polres Sragen AKP Suwarso mewakili Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi.

Suwarso melanjutkan, Iyan merasa tidak dipedulikan orangtuanya sehingga dia kesal dan mengambil korek api lalu membakar tempat tidur.

Kebakaran tersebut diketahui tetangga Iyan yang mengetahui api telah membakar sebagian tempat tidur dan menjalar ke dinding rumah.

Sejumlah warga akhirnya berdatangan dan melakukan pemadaman dengan alat seadanya. Selang 10 menit satu unit Damkar Sragen datang dan berhasil memadamkan api tersebut.

Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut, hanya saja sebagian kamar hangus terbakar dan kerugian dari kebakaran tersebut sekitar Rp 1 juta.

"Setelah berkoordinasi dengan pihak puskesmas Sragen Kota, yang bersangkutan dirujuk dan dikirim ke RSJ Solo guna penanganan lebih lanjut," terang Suwarso.

Suwarso menerangkan Iyan memang sudah keluar masuk RSJ beberapa kali, dibuktikan dengan adanya surat dari RSJ Solo. (uti)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved