Berita Kriminal
Perawat yang Menangani Pasien Covid-19 Ditemukan Meninggal dengan Luka Tusukan di Rumahnya
Seorang perawat yang menangani pasien Covid-19 di RSUD Idaman Banjarbaru Kalimantan Selatan tewas dibunuh.
TRIBUNJATENG.COM, KALIMANTAN - Seorang perawat yang menangani pasien Covid-19 di RSUD Idaman Banjarbaru Kalimantan Selatan tewas dibunuh.
Korban adalah Romdy Irama (26).
Ia ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa di dalam kamar mandi rumah, Jalan Abadi III, Kompleks Sejahtera IV, RT 06 RW 07, Kelurahan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin sekira pukul 14.00 Wita.
Terdapat luka tusukan di tubuh korban.
Baca juga: Pembunuhan Perawat Pasien Covid-19 di Banjarbaru: Jasad Ditemukan di Kamar Mandi dengan Luka Tusuk
Baca juga: Polisi Kesulitan Ungkap Kasus Dugaan Pembunuhan Pelajar SMP di Sleman
Baca juga: Pembunuhan Plt Kepala BPBD Merangin: Pelakunya Tukang Kebun yang Sakit Hati Akan Dipecat Korban
Baca juga: Sinopsis Sleepless Bioskop Trans TV Pukul 21.30 WIB Pembunuhan di Turin
Kapolsek Banjarbaru Barat, Kompol Andri Hutagalung melalui Kanitreskrim, AKP Slamet, membenarkan ada peristiwa tersebut.
"Tim unit Reskrim Polsek dan Polres Banjarbaru sudah menangani kasus ini," kata dia.
Berdasarkan informasi, korban ditusuk dengan menggunakan senjata tajam oleh orang tidak dikenal yang menyebabkan meninggal.
Mendapat informasi tersebut, anggota Polsek Banjarbaru Barat mendatangi lokasi dan ternyata benar informasi tersebut ada mayat laki- laki di dalam rumah.
Polisi segera melakukan pemeriksaan di lokasi.
Kemudian jenazah korban dievakuasi ke RSD Idaman Banjarbaru.
Mengenai kejadian, Slamet mengatakan, dari keterangan saksi korban ditusuk seseorang tak dikenal dan bersimbah darah.
Kepala Bagian Tata Usaha RSD Idaman Banjarbaru, M Firmansyah, membenarkan bahwa korban merupakan karyawan yang bertugas sebagai perawat.
"Benar, karyawan kami. Katanya, dibunuh," kata Firman saat dikonfrimasi, Selasa petang.
Menurut Firman, korban merupakan karyawan baru dan masih berstatus Pegawai Tidak Tetap (PTT) di RSD Idaman Banjarbaru.
"Berstatus PTT, baru satu tahun ini sebagai perawat di RSD Idaman Banjarbaru," ujar dia.
Korban, kata Firman, ditempatkan sebagai perawat untuk penanganan pasien Covid 19.
Mengenai sosok korban, Firman tidak bisa menjabarkan karena tidak mengenal satu sama lain karyawan di RSD Idaman yang berjumlah 900 orang ini. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Perawat Pasien Covid-19 di Banjarbaru Jadi Korban Pembunuhan, Jasad Korban Ditemukan di Kamar Mandi,