Breaking News:

Berita Sragen

Warga Plupuh Sragen Ditemukan Tewas Mengapung di Aliran Sungai Bengawan Solo

Sutarmi (51) warga Dukuh Kangkung RT 05, Desa Gentanbanaran, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen ditemukan mengambang di aliran Sungai Bengawan Solo se

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: Catur waskito Edy
Istimewa/Polres Sragen
Proses evakuasi jenazah Sutarmi (51) warga Dukuh Kangkung RT 05, Desa Gentanbanaran, Kecamatan Plupuh, Sragen di aliran Sungai Bengawan Solo setempat, Rabu (4/8/2021) 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Sutarmi (51) warga Dukuh Kangkung RT 05, Desa Gentanbanaran, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen ditemukan mengambang di aliran Sungai Bengawan Solo setempat.

Jenazah Sutarmi ditemukan suaminya sendiri, Suparjo Edi Susanto (64) usai mendapati istrinya tidak berada dirumah setelah membeli pupuk, Rabu (4/8/2021) sekira pukul 10.00 WIB.

Bersama keponakan korban, mereka berinisiatif pergi ke aliran Sungai Begawan Solo untuk mencari korban. Dikarenakan korban sering pergi ke pinggir aliran sungai bengawan Solo.

"Mereka tiba-tiba melihat sesoyok mayat hanyut mengambang di tengah aliran sungai Bengawan Solo Dukuh Kangkung RT 05, Desa Gentanbanaran, Plupuh," kata Kasubbag Humas Polres Sragen AKP Suwarso.

Betapa terkejutnya Suparjo mendapati istrinya mengambang ke sungai. Suparjo lantas berteriak meminta tolong dan datanglah warga sekitar.

Dirinya langsung terjun ke sungai untuk berusaha menolong korban. Sambil berenang, mereka mendorong korban yang sudah tidak bergerak ke pinggir sungai.

Atas kejadian tersebut mereka melaporkan ke Polsek Plupuh guna penganganan lebih lanjut. Tim Inafis pun langsung melakukan pemeriksaan luar pada korban.

Dari hasil pemeriksaan tidak ada tanda-tanda kekerasan ataupun bekas luka luar. Tim juga melakukan swab antigen terhadap jenazah dengan hasil swab negatif.

"Kami akhirnya menyerahkan jenasah kepihak keluarga disaksikan oleh perangkat desa dan ketua RT setempat. Keluarga ikhlas, menerima kejadian tersebut serta tidak mau dilakukan otopsi terhadap mayat korban," kata Suwarso.

Dugaan sementara dari tim Inafis Polres Sragen, kejadian tersebut murni laka air karena korban Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) disamping depresi sakit perut yang tidak kunjung sembuh. (uti)

Baca juga: Video Pria Tenggelam di Sungai Serayu Cilacap Ditemukan Tak Bernyawa

Baca juga: Basarnas Berhasil Temukan Riyanto, Korban Tenggelam di Sungai Serayu Cilacap

Baca juga: Hendak Menyeberangi Sungai Serayu, Warga Adipala Cilacap Dikabarkan Tenggelam

Baca juga: Jenazah Bocah Tenggelam di Wonosobo Ditemukan: Kelelahan Berenang

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved