Breaking News:

CPNS 2021

254 Pelamar CPNS di Kabupaten Semarang Tidak Lolos Tahap Administrasi 

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Semarang mencatat terdapat sebanyak 254 orang pelamar calon pegawai negeri sipil

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: Catur waskito Edy
tribunjateng/amanda rizqyana
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Semarang, Partono. 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN -- Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Semarang mencatat terdapat sebanyak 254 orang pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS) dinyatakan tidak lolos seleksi tahap administrasi. 

Kepala BKD Kabupaten Semarang Partono mengatakan pada seleksi CPNS tahun 2021 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang membuka formasi sebanyak 136 orang. 

"Jumlah pelamar yang masuk baik formasi CPNS maupun PPPK ada 3.401 pelamar, kemudian lolos tahap administrasi ada 3.147 orang, sehingga yang tidak memenuhi syarat (TMS) ada 254 pelamar," terangnya kepada Tribunjateng.com, di kantornya, Kamis (5/8/2021) 

Menurut Partono, untuk jumlah pelamar formasi PPPK non guru Pemkab Semarang membuka lowongan sebanyak 150 orang. Adapun pelamar yang masuk sejumlah 325 orang, kemudian dinyatakan memenuhi syarat ada 164 orang. 

Ia menambahkan, untuk formasi PPPK guru dibuka formasi sebanyak 1.506 lowongan. Sementara pelamar sejumlah 2.195 orang dan semuanya dinyatakan memenuhi syarat, tetapi detailnya menunggu Kemendikbud. 

"Untuk PPPK non guru, ditangani langsung oleh Kemendikbud kami hanya sifatnya mengumumkan saja. Jadi semua proses verifikasi dari Kemendikbud," katanya

Dia menyatakan, bagi nama-nama peserta yang tidak lolos diberikan kesempatan mengajukan sanggahan. Hal itu, untuk menghindari adanya kekeliruan oleh pihak panitia seleksi. 

Partono mengungkapkan, pada tahun ini jumlah pelamar formasi CPNS di Kabupaten Semarang tidak berbeda jauh dari periode sebelumnya. 

"Tahun lalu kami membuka 500 formasi dengan jumlah pelamar ada 12 ribu orang, sedangkan tahun ini lowongan 136 total pelamar 3.401 sangat sebanding. Tapi, PPPK non guru ini yang justru minim, formasi 150 pelamar hanya 325, setelah proses verifikasi lolos cuma 164 orang," ujarnya 

Pihaknya menilai, formasi PPPK non guru dianggap kurang menarik bagi masyarakat untuk melamar. Selanjutnya, dari hasil evaluasi adanya ketidaksesuaian formasi dengan jurusan pendidikan juga menjadi faktor penyebab. 

Meski terjadi kekurangan minat pelamar formasi PPPK non guru diakui jumlah kebutuhan untuk mengisi posisi jabatan di Kabupaten Semarang sangat mencukupi. 

"Kita yang tidak ada peminat sejak tahun 2018 ini formasi dokter spesialis syaraf dan gizi klinis kalau lainnya sudah tercukupi. Selanjutnya, setelah proses sanggah untuk CPNS ada tes SKD dan SKB, lalu PPPK hanya tes kompetensi saja," jelasnya (ris)

Baca juga: Bupati Karanganyar Lantik Kepala OPD Serta Pejabat Eselon III dan IV Camat Secara Daring

Baca juga: Not Angka Pianika When somebody loved me Everything was Beautiful When She Loved Me Sarah McLachlan

Baca juga: Cara Daftar Vaksinasi Covid-19 Lewat Website bagi Warga Kebumen, Ikuti Langkah Ini

Baca juga: Berusaha Tolong Ibu yang Kesetrum, Bocah Ini Ikut Jadi Korban

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved