Breaking News:

Berita Jateng

43 Pekerja Asal Semarang di Proyek Kampus Unhan NTT Diberhentikan, Pemerintah Siapkan Pekerjaan Baru

Pelaksana proyek kampus Unhan di NTT tidak memberikan hak 43 pekerja asal jateng selama satu pekan terakhir. 

Editor: moh anhar

TRIBUNJATENG.COM,  BELU - Sebanyak 43 pekerja asal Provinsi Jawa Tengah yang datang bekerja proyek pembangunan gedung Kampus Universitas Pertahanan (Unhan) RI yang berlokasi di Desa Fatuketi, Kabupaten Belu, Provinsi NTT diberhentikan oleh pemilik proyek. 

Setelah diberhentikan, pemiliki proyek tidak memberikan hak pekerja selama satu pekan terakhir 

Akhirnya para pekerja ini mengadu ke Dinas Nakertrans Kabupaten Belu.

Sebelum melapor ke dinas, para pekerja ini tinggal sementara di rumah keluarga atau paguyuban. 

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Belu, Laurentius Kiik Nahak membenarkan informasi itu ketika dikonfirmasi Poskupang.com (Tribun Network), Kamis malam 5 Agustus 2021.

Laurentius mengatakan, para pekerja bukan ditelantarkan, tetapi mereka diberhentikan oleh pemilik proyek.

Kondisi itu terjadi karena miskomunikasi. 

Baca juga: 40 Pekerja Bangunan Asal Jateng Terlantar di Atambua, Banyak dari Grobogan, Ini Langkah Disnakertran

Baca juga: Najwa Shihab Syok Terdakwa Jaksa Pinangki Berstatus PNS Masih Dapat Gaji

Baca juga: Atasi Kelangkaan Vaksin, Gubernur Ganjar Pranowo Pastikan Tiap Minggu Stok Vaksin di Jateng Ditambah

"Bukan ditelantarkan tetapi mereka diberhentikan. Ini hanya miskomunikasi saja. Saya akan cek juga pengawas lapangan", kata Laurentius. 

Kata dia, sesuai laporan yang disampaikan ke Dinas Nakertrans, 43 pekerja ini datang dari Semarang untuk bekerja di proyek pembangunan Unhan.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved