Breaking News:

Berita Semarang

Kota Semarang Masih Membutuhkan Lebih Banyak Logistik Vaksin

Logistik vaksin covid Kota Semarang alami keterlambatan, membuat kebutuhan vaksin pada Agustus meningkat.

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: sujarwo
TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN
Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Moh Abdul Hakam, menjelaskan prosedur vaksinasi drive thru beberapa waktu lalu. 

Menurut data  Sistem Monitoring Imunisasi dan Logistik Elektronik (SMILE) pagi tadi Kota Semarang terdapat 2787 vial atau 27 ribu dosis dan mendapat tambahan seribu vial.

"Belum lagi Rumah Sakit Kariadi, KKP, Gradhika, TNI Polri, sama rumah Sakit per tadi pagi kurang lebih 9 ribual vial. Khusus yang dipegang Dinas Kesehatan Kota Semarang sekitar 2700 vial," tuturnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yulianto Prabowo mengatakan persedian vaksin di Jawa Tengah menipis. Namun beberapa fasilitas kesehatan di Kabupaten/Kota kehabisan stok dosis vaksin.

"Hampir semua wilayah di Jawa Tengah mulai dari Brebes hingga Kota Semarang membutuhkan vaksin yang cukup banyak," ujarnya.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah setiap Minggu telah mendistribusikan 500 ribu dosis vaksin ke Kabupaten/Kota. Namun jumlah dosis yang didistribukan tersebut kurang.

"Karena antusiasme masyarakat luar biasa ditambah kemampuan tenaga kesehatan menyuntikan vaksin juga maksimal. Sehingga kebutuhan vaksin tinggi," ujar dia.

Yuli mengatakan jika akhir Desember 2021 selesai vaksinasi, maka vaksin yang  disuntikan kepada masyarakat di Jawa Tengah membutuhkan 2,4 juta dosis per Minggu. Saat ini Kementerian Kesehatan setiap Minggu terus mengirim vaksin

"Jumlahnya yang dikirim semakin banyak. Harapan kami masih perlu ditambah lagi. Karena kebutuhannya lebih banyak dibanding yang diterima," ujar dia.

Menurutnya, pekan ini Provinsi Jawa Tengah mendapat kiriman vaksin dari Kementerian Kesehatan berjumlah 600 ribu dosis Sinovac. 

"Selain itu  mendapatkan kiriman vaksin Booster untuk tenaga kesehatan, dan vaksin Sinopharm untuk disabilitas," imbuhnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved