Breaking News:

Berita Kabupaten Tegal

Rasakan Dampak PPKM, Bupati Tegal Umi Azizah Salurkan Bantuan Logistik untuk Dapur Umum Guci

Bupati Tegal Umi Azizah bantuan beras masing-masing sebanyak 5 kilogram kepada 900 keluarga terdampak pandemi Covid-19.

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: moh anhar
Humas Pemkab Tegal
Bupati Tegal Umi Azizah, saat menyerahkan secara simbolis bantuan logistik pangan dan uang tunai Rp 1 juta kepada perwakilan relawan untuk memenuhi kebutuhan operasional dapur umum Reksa Menungsa di Dukuh Pekandangan, Desa Rembul yang masuk di kawasan objek wisata Guci, Rabu (4/8/2021) kemarin. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI – Selain memberikan bantuan beras masing-masing sebanyak 5 kilogram kepada 900 keluarga terdampak pandemi Covid-19, Bupati Tegal Umi Azizah juga menyalurkan bantuan logistik pangan dan uang tunai Rp 1 juta untuk memenuhi kebutuhan operasional dapur umum Reksa Menungsa di Dukuh Pekandangan, Desa Rembul yang masuk di kawasan objek wisata Guci, Rabu (4/8/2021) kemarin. 

Secara simbolis Umi menyerahkan bantuan logistik berupa beras 3 kuintal, mie instan 5 dus, telur ayam 3 peti, minyak goreng 10 liter, dan kecap 5 bungkus refill ke pengelola dapur umum. 

Bantuan beras dan logistik tersebut, berasal dari iuran PNS (pegawai negeri sipil) Pemkab Tegal yang dihimpun lewat Korpri dan juga Baznas Kabupaten Tegal.

Di sini, Umi mengapresiasi inisiatif pemuda setempat dalam bergotong-royong, bahu membahu menggalang sumber daya untuk tugas kemanusiaan.

Baca juga: Polsek Mejobo Bagikan Sembako dan Bendera Merah Putih

Baca juga: Video Kapolri dan Panglima TNI Tinjau Akselerasi Vaksinasi di GOR Jatidiri Semarang

Baca juga: 12 Ribu Nakes di Banyumas Dipersiapkan Menerima Vaksin Tahap Tiga

“Inilah wujud nyata kekompakan anak-anak muda di sini. Sebuah modal sosial yang kuat dan sangat diperlukan untuk menghadapi situasi krisis seperti sekarang ini. Tidak banyak mengeluh, hanya kerja, kerja, kerja membantu sesama warga yang mengalami kesulitan,” kata Umi, dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Kamis (5/8/2021). 

Dapur umum yang berlokasi di Kafe Gbugshelter ini dibuka dan dikelola oleh tenaga relawan setempat untuk membantu mencukupi kebutuhan pangan keluarga terdampak pandemi Covid-19 di kawasan Guci yang selama ini menggantungkan usahanya dari kegiatan pariwisata.

Mereka terdiri dari relawan pencinta alam seperti Galas, Gupala, Kompak, Karabiner, dan relawan sosial seperti taruna siaga bencana (Tagana), kampung siaga bencana (KSB), tim siaga bencana berbasis masyarakat (Sibat) Guci, dan organisasi kemasyarakatan Gerakan Pemuda Ansor Desa Guci.

Ditemui usai acara penyerahan bantuan, Umi menjelaskan jika sejak kebijakan penutupan wahana tirta diberlakukan pada pertengahan Juli 2020 lalu, tingkat kunjungan wisata di Guci menurun drastis. Hal tersebut berdampak pada kehidupan masyarakat setempat.

Pendapatan warga pun semakin menurun tajam sejak objek wisata Guci ditutup akibat tingginya kasus penularan Covid-19 Kabupaten Tegal awal Juni 2021 lalu, yang dilanjutkan dengan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) pada Juli 2021 hingga sekarang.

Umi pun mengimbau agar situasi sulit ini bisa dijadikan kesempatan bagi warganya yang mampu untuk saling membantu, meringankan beban keluarga yang membutuhkan pertolongan. 

"Sebelumnya, Pemkab Tegal melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten juga membantu memasarkan sayur dan buah-buahan milik warga pedagang Guci ke Kota Slawi melalui gerakan peduli pedagang (GePePe)," jelasnya. 

Sementara itu, Syamsul Fauzan (33), pemilik Kafe Gbugshelter sekaligus penggagas dapur umum ini menuturkan jika setiap harinya 300-400 bungkus makanan dibagikan ke warga Desa Guci, Dukuh Pekandangan dan Karanganyar di Desa Rembul, Dukuh Kemaron dan Depok di Desa Tuwel.

“Kita sudah berjalan sembilan hari ini dan alhamdulillah makin banyak warga peduli berdonasi seperti dari warga Guci sendiri, masyarakat petani yang menyumbangkan sayuran juga telur,” ujar Syamsul.

Baca juga: Dinar Candy Ditangkap Polisi Seusai Pakai Bikini di Trotoar, Bawa Spanduk Stres PPKM

Baca juga: Polsek Mejobo Bagikan Sembako dan Bendera Merah Putih

Baca juga: Update Virus Covid-19 Jawa Tengah Kamis 5 Agustus 2021

Usai menyalurkan bantuan logistik di Guci, Umi bertolak menuju Kantor Dinas Sosial untuk menyalurkan secara simbolis paket bantuan presiden berupa beras sebanyak 5 kilogram untuk 2.456 keluarga penerima manfaat (KPM). 

Adapun KPM tersebut menyasar kelompok sopir angkutan umum, juru parkir, dan warga pedagang di sekitar terminal yang sama sekali belum pernah menerima bantuan sosial. (*) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved