Breaking News:

Berita Regional

2 Anak Panti Asuhan Dianiaya Pengasuh gara-gara Mainan, Berusaha Kabur Cari Pertolongan

Keduanya berhasil pulang setelah mencoba kabur dari panti asuhan karena mendapat perlakuan kasar.

Editor: M Syofri Kurniawan
Net
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, GRESIK – Dua anak penghuni panti asuhan di Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, menjadi korban penganiayaan.

MFS dan DRS diduga dianiaya oleh salah satu pengasuh di panti asuhan.

Pada badan kedua anak yang baru berusia belasan tahun tersebut ditemukan sejumlah luka.

Baca juga: 2 Remaja Lakukan Aksi Adang Truk untuk Buat Konten YouTube, 1 Tewas Terlindas

Luka tersebut diduga akibat disabet menggunakan kabel listrik .

Penganiayaan tersebut diduga dilakukan oleh pengasuhnya pada Sabtu, 31 Juli 2021 lalu.

Namun kejadian itu baru dilaporkan ke polisi di hari Senin (2/8/2021) setelah kedua bocah itu memilih pulang ke rumah ibunya pada hari Minggu (1/8/2021).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kasus penganiayaan itu bermula saat salah satu korban, DRS bermain salah satu mesin capit boneka.

Sedangkan korban MFS di saat yang sama hanya menemani DRS.

Iskandar Rasyid (40) yang merupakan kerabat korban menceritakan, korban DRS mengambil hadiah dari mesin game pengambil boneka karena gagal berkali-kali memainkan permainan tersebut.

Setelah itu, hadiah berupa mainan itu dikembalikan lagi.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved