Jumlah Kasus Tembus 1 Juta, Jepang Pertimbangkan Status Darurat Nasional

Kasus infeksi covid-19 di Jepang mencapai angka 1 juta pada Jumat (6/8), di tengah masih berlangsungnya gelaran Olimpiade 2021

Editor: Vito
TRIBUNEWS/RICHARD SUSILO
PM Jepang Yoshihide Suga 

TRIBUNJATENG.COM, TOKYO - Kasus infeksi covid-19 di Jepang mencapai angka 1 juta pada Jumat (6/8), di tengah masih berlangsungnya gelaran Olimpiade 2021 yang berlangsung di ibu kota Tokyo.

Seperti dilaporkan Reuters, kasus harian covid-19 di Jepang pada Jumat (6/8) bertambah 15.645 orang. Penambahan itu membuat jumlah keseluruhan kasus sejak awal terdeteksi mencapai 1 juta.

Lonjakan kasus baru terjadi di ibu kota Tokyo dan sejumlah wilayah lain akibat penyebaran virus corona varian Delta. Tokyo masih menjadi kota dengan jumlah kasus harian covid-19 tertinggi dengan 4.515 orang.

Sedangkan Prefektur Kanagawa mencatat lonjakan kasus hingga 2.000 dalam waktu kurang dari 2 pekan. Sementara itu kasus infeksi di kota Osaka juga melampaui catatan tertinggi yakni sebanyak 1.310.

Kenaikan kasus itu membuat pemerintahan Perdana Menteri (PM) Jepang Yoshihide Suga memikul beban berat menghadapi covid-19. Sebab, Jepang pada tahun lalu dinilai sukses meredam penyebaran virus corona.

Melihat kenyataan kasus covid-19 terus meluas, Suga menyatakan, pemerintah bisa menerapkan status darurat nasional di seluruh negeri jika keadaan memburuk.

"Kita harus mempertimbangkan kondisi di setiap wilayah. Setiap daerah punya cara berbeda," ucapnya, di sela pidato peringatan Peringatan 76 Tahun Bom Atom Hiroshima.

Melihat kondisi kasus Covid-19 yang terus menanjak, Suga menyatakan, pemerintah akan membuat keputusan terkait dengan izin kehadiran penonton di ajang Paralimpiade pada 24 Agustus sampai 5 September, setelah Olimpiade 2020 berakhir pada Minggu (8/8). (CNNIndonesia.com)

BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved