Breaking News:

Berita Tegal

Kisah Perjuangan Tim Oksigen RSUD Kardinah Tegal, Terjaga 24 Jam Hingga Sujud Syukur Karena Hal Ini

Detik-detik menegangkan setiap harinya dialami oleh para petugas Tim Darurat Oksigen RSUD Kardinah Tegal, Jawa Tengah.

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: rival al manaf

TRIBUNJATENG.COM,TEGAL - Detik-detik menegangkan setiap harinya dialami oleh para petugas Tim Darurat Oksigen RSUD Kardinah Tegal, Jawa Tengah. 

Mereka selama 24 jam full harus terjaga di rumah sakit. 

Tidur tak nyenyak, pulang ke rumah pun dipenuhi perasaan khawatir. 

Mereka menjadi pejuang yang bekerja di belakang layar semasa berlangsungnya gelombang kedua lonjakan kasus Covid-19, pada Juni- Juli 2021.

Baca juga: Konsumsi Oksigen di Kota Semarang Turun 60 Persen, Hakam : Jumlah Pasien Covid-19 Juga Menurun

Baca juga: Hendi Pantau Pengisian Oksigen Gratis di Balaikota Semarang, Beberkan Data Covid-19 Terkini

Baca juga: Pertamina Kembali Gencarkan Vaksinasi, Operator dan Awak Mobil Tangki di Tegal Divaksin

Ada sebanyak 200 pasien Covid-19 yang dipastikan harus mendapatkan pasokan oksigen.

Dalam seharinya kebutuhan oksigen mencapai 3 ton. 

Telat beberapa menit saja, maka nyawa para pasien Covid-19 menjadi taruhannya. 

Koordinator Operasional Sentral Gas RSUD Kardinah, Bakhtiar Riyanto (46) mengatakan, para petugas yang bertanggung jawab atas oksigen tidak bisa tertidur nyenyak saat tinggi-tingginya angka pasien Covid-19. 

Karena kebutuhan oksigen harus dipastikan terpenuhi. 

Ia mengatakan, biasanya kebutuhan oksigen cukup menggunakan oksigen liquid atau oksigen air. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved