Breaking News:

Berita Banyumas

Unggah Foto Pacar Saat Video Call Tanpa Busana, Pemuda di Banyumas Ini Diamankan Polisi

Saat Video Call, pelaku meminta pacarnya membuka baju hingga atau Video Call Sex (VCS). Saat itulah pelaku melakukan screenshot dan menyimpan foto has

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: m nur huda
Ist/Humas Polresta Banyumas. 
DAS (25) warga Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas diperiksa petugas Satreskrim Polresta Banyumas karena unggah foto tanpa busana pacarnya sendiri ke sosial media, Kamis (5/8/2021).  

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - DAS (25) warga Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas diamankan Satreskrim Polresta Banyumas karena menggubah foto screenshot saat video call (VC) pacarnya sendiri ke sosial media. 

Hal tersebut dilakukan oleh pelaku dalam kurun waktu antara bulan April 2021 hingga Juni 2021 melalui akun media sosial Facebook. 

Diketahui pelaku membuat akun Facebook baru dengan nama sama seperti nama korban MI (25) perempuan warga Kecamatan Kemranjen, Banyumas

Kasatreskrim Kompol Berry, menyampaikan, dari keterangan korban mengatakan awalnya antara pelaku DAS dan korban ini menjalin hubungan pacaran.

Baca juga: Viral Curhat Gadis Seusai Interview Kerja, Dichat Kangen Calon Atasan & Video Call Tak Pakai Baju

Baca juga: Saksikan Aksi Nekat via Video call, Pacar Pelaku Gantung Diri Butuh Pendampingan Psikolog

Baca juga: Pencuri Tanpa Busana Satroni Kafe Terekam CCTV, Pelaku Sempat Mandi Saat Beraksi

Selanjutnya, pada saat Video Call karena pelaku bekerja di luar kota terkadang korban diminta membuka baju hingga atau Video Call Sex (VCS). 

Saat itulah pelaku melakukan screenshot dan menyimpan foto hasil screenshot tersebut. 

Kemudian pelaku marah sering mengancam akan menyebarkan foto tersebut. 

Karena perilaku pelaku yang kasar, korban meminta tidak mau berhubungan lagi dengan pelaku.

Hal tersebut menyebabkan pelaku marah.

"Melalui akun Facebook baru yang dibuat oleh pelaku dengan menggunakan akun yang dinamai sama seperti nama korban, ancaman itu benar benar dilakukan oleh pelaku," ujar Berry kepada Tribunbanyumas.com, Minggu (8/8/2021). 

Pelaku dengan tega menggunggah foto screenshot tersebut ke beranda Facebook sebanyak empat kali dari kurun waktu bulan April 2021 hingga bulan Juni 2021.

Saat ini, pelaku beserta barang bukti berupa satu unit Handphone merk Oppo A5 S dan satu unit Handphone merk Oppo A5 2 diamankan polisi di Mapolresta Banyumas guna penyidikan lebih lanjut. 

Pelaku DAS dijerat dengan dugaan tindak pidana pelanggaran Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, setiap orang yang sengaja dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dokumen elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan.

Hal itu diatur dalam Pasal 45 Ayat (1) UU RI No.19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI No.18 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. 

"DAS terancam pidana penjara paling lama enam tahun," jelasnya. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Cek Penanganan Covid-19 di Banyumas, Ganjar Pranowo: Tren Menurun, Oksigen Terkendali

Baca juga: Pegiat Wisata di Banyumas Mengeluhkan Kebijakan PPKM yang Diperpanjang, Berharap Bisa Beroperasi

Baca juga: Modus Minta Dibuatkan Kopi, TG Setubuhi Gadis di Bawah Umur di Banyumas

Baca juga: 12 Ribu Nakes di Banyumas Dipersiapkan Menerima Vaksin Tahap Tiga

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved