Breaking News:

Berita Kesehatan

Lima Hal yang Bisa Dilakukan untuk Tingkatkan Imunitas Anak

Orangtua pasti ingin yang terbaik untuk anak-anaknya, termasuk dalam hal kesehatan.

Editor: sujarwo
Ist/Istock
Ilustrasi anak-anak yang tumbuh sehat dan memiliki daya tahan tubuh kuat. 

TRIBUNJATENG.COM - Orangtua pasti ingin yang terbaik untuk anak-anaknya, termasuk dalam hal kesehatan. Tidak ada yang orangtua yang tega melihat buah harinya jatuh sakit.

Apalagi di musim pandemi ini, kehkahwatiran anak mengalami infeksi atau jatuh sakit tentu semakin besar.

Karena itu, orangtua perlu melakukan langkah khusus agar imunitas anak meningkat sejak dini.

Lalu apa yang harus dilakukan agar sistem imun anak kuat? \

1. Berikan ASI untuk bayi yang baru lahir Menyusui atau tidak adalah pilihan pribadi setiap ibu. Namun, jika Anda menyusui si kecil secara eksklusif, minimal selama enam bulan, maka sistem imun anak akan meningkat. Bahkan, beberapa penelitian menunjukkan bahwa menyusui anak Anda mungkin dapat mengurangi alergi.

2. Ajari anak rutin mencuci tangan Delapan puluh persen infeksi menyebar melalui sentuhan. Jadi, orangtua wajib mengajari si kecil untuk meluangkan waktu mencuci tangan setelah bersin, batuk dan pergi ke kamar mandi. Mencuci tangan dengan air hangat dan sabun setidaknya selama 20 detik dapat menghilangkan bakteri dan virus serta dapat mengurangi kemungkinan infeksi paru-paru hingga 45 persen.

3. Jangan lewatkan imunisasi Ikuti saran dokter anak Anda tentang jadwal vaksinasi anak. Imunisasi dimulai pada masa bayi dan berlanjut hingga dewasa dan mencegah campak, gondok, cacar air, rotavirus, dan infeksi lainnya. Imunisasi adalah hal yang sangat penting untuk anak-anak dengan asma dan kondisi kesehatan kronis lainnya. Imunisasi juga menjadi hal penting ketika keluarga Anda akan bepergian ke luar negeri. Karena itu, penting untuk meminta saran dari penyedia layanan kesehatan anak Anda tentang vaksinasi yang diperlukan.

4. Pastikan anak cukup tidur Untuk memaksimalkan kekebalan, anak harus cukup tidur. Durasi tidur yang dibutuhkan setiap anak berbeda-beda tergantung usianya.

Berikut kebutuhan tidur anak setiap usia:

Bayi antara 0 dan 3 bulan membutuhkan 14 hingga 17 jam tidur. Mereka yang berusia antara 4 dan 12 bulan membutuhkan 12 hingga 16 jam tidur.

Anak-anak antara usia 1 dan 2 membutuhkan antara 11 dan 14 jam. Anak-anak antara usia 3 dan 5 harus mendapatkan 10-13 jam.

Anak-anak usia 6 sampai 12 harus tidur sekitar 9 dan 12 jam. Remaja antara usia 13 hingga 18 tahun membutuhkan 8 hingga 10 jam.

Kurang tidur membatasi kemampuan tubuh untuk memproduksi protein yang disebut sitokin yang membantu melawan infeksi dan mengurangi peradangan.

5. Terapkan pola makan sehat
Pola makan yang sehat juga penting untuk sistem kekebalan anak Anda. Pastikan anak Anda mendapatkan asupan nutrisi dari aneka ragam buah dan sayuran.

Anak juga perlu asupan biji-bijian dna membatasi asupan makanan olahan. Pilihan makanan yang tepat dapat membantu memastikan bahwa anak Anda mendapat cukup vitamin — seperti vitamin A dan E. Vitamin ini diperlukan untuk menjaga kesehatan yang baik dan sistem kekebalan yang kuat. (*)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved