Breaking News:

Berita Karanganyar

Perjalanan Umrah Mulai Dibuka, Biro di Karanganyar Masih Menyesuaikan Aturan Baru

Pemerintah Arab Saudi mulai membuka perjalanan umroh bagi jemaah asal luar negeri termasuk Indonesia.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/AGUS ISWADI
Kantor Kemenag Karanganyar. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Pemerintah Arab Saudi mulai membuka perjalanan umroh bagi jemaah asal luar negeri, termasuk Indonesia.

Kabar tersebut telah diterima Martoyo selaku owner biro umroh yang berada di Kabupaten Karanganyar.

Akan tetapi pihaknya kini tengah melakukan penyesuaian terkait aturan baru perjalanan umroh yang diberlakukan oleh Pemerintah Arab Saudi.

Baca juga: INFO RESMI: Menpora Tentukan Jadwal Liga 1 Mulai 27 Agustus 2021

Baca juga: Jelang Tahun Baru Hijriah 1443 H, Kenali Dulu Kapan Penanggalan Kalender Islam Ini Bermula

Baca juga: Terima Suntikan Vaksin Booster, Bupati Sragen: Saya Juga Terdaftar sebagai Nakes di DKK

Seperti adanya syarat calon jamaah harus sudah menerima vaksin Covid-19 dan adanya karantina.

"Biaya jamaah jadi membengkak, ada karantina. Saya belum bisa menyesuaikan karena karantina itu kaitannya dengan biaya," kata Martoyo saat dihubungi Tribunjateng.com, Senin (9/8/2021).

Dia menuturkan, karantina akan dilakukan sebanyak dua kali sebelum calon jamaah berangkat dan setibanya di Arab Saudi.

Akan tetapi berapa lama masa karantina tersebut, pihaknya belum tahu persis.

Martoyo menerangkan, calon jamaah yang telah mendaftarkan diri di biro miliknya dan sempat tertunda keberangkatannya pasca penutupan perjalanan umroh sebelumnya ada 31 orang.

Baca juga: Chord Kunci Gitar dan Lirik Lali Janjine Yeni Inka Dino Minggu Sing Tak Tunggu.

Baca juga: Menu Diet Sehat, Turunkan Berat Badan tanpa Kurangi Makan, Perhatikan Pula Cara Mengunyah Makanan

Baca juga: Perankan Aldebaran Sinetron Ikatan Cinta, Arya Saloka Ungkap Perasaan Jadi Idola Ibu-ibu Indonesia

Terpisah, Kepala Kemenag Karanganyar, Wiharso mengatakan, pihaknya hanya sebatas memberikan surat rekomendasi paspor saja kaitannya dengan perjalanan umroh. Terkait regulasi dan persyaratan menjadi domain biro umroh.

"Kemarin sudah ada yang meminta rekomendasi pembuatan paspor, satu orang. Kita itu, di daerah hanya memfasilitasi biro dalam hal ini jamaahnya yang mencari paspor," terangnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved