Breaking News:

Berita Batang

Bupati Batang Wihaji Buat Program Nglarisi Dagangan

Untuk membantu para pelaku UMKM, Bupati Wihaji akan membuat program baru yakni Nglarisi Dagangan.

Penulis: dina indriani | Editor: Daniel Ari Purnomo
Dok.
Bupati Batang Wihaji 

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menjadi salah satu sektor yang cukup terdampak saat masa pandemi.

Untuk membantu para pelaku UMKM, Bupati Wihaji akan membuat program baru yakni Nglarisi Dagangan.

Dalam program tersebut ia meminta seluruh instansi baik negeri atau swasta di Batang untuk membeli produk UKM asli Batang.

"Program baru ini akan membantu para UMKM, saya akan membuat surat edarannya, setiap kegiatan harus membeli produk atau olahan UMKM Batang," tutur Bupati Wihaji saat kunjungan di salah satu pelaku UMKM kerupuk rambak, Senin (9/8/2021).

Satu di antara perajin kerupuk ikan rambak warga Kelurahan Proyonanggan Utara, Yesi Endang Susilowati mengatakan selama pandemi mengalami penurunan omset hingga 80 persen. 

"Selama pandemi ini memang penjualan turun drastis bisa 80 persenan, biasanyan 5 kilogram sehari ini hanya 2 kilogram," tuturnya.

Ia pun tidak menyangka pandemi Covid-19 menghantam usaha kerupuk kulit ikan Buntal dan Remang. 

Di hadapan Bupati Wihaji, Yesi juga bercerita memulai usaha rambak ikannya sejak lima tahun lalu. 

Ia merintis usaha dengan menjual rambak ke rest area jalan tol, toko oleh-oleh di Batang serta Pekalongan dan beberapa warung.

"Apalagi ini ada penerapan PPKM yang sudah berlangsung setengah bulan ini,  hanya terjual empat bungkus," ujarnya. 

Ibu dari tiga anak itu, mengemas produknya menjadi dua jenis yaitu kemasan besar seharga Rp 15 ribuan dan kecil Rp 2 ribuan.

Produknya sudah memiliki sertifikat PIRT dan label Halal dari MUI.

"Kalau dulu sebelum pandemi sebulan bisa mendapatkan untung hingga Rp 3 juta dari hasil penjualan 10-15 bungkus per toko, kalau sekarang sulit tidak tentu," imbuhnya

Yesi tidak meminta tambahan modal, tetapi justru akses pemasaran yang lebih luas di tengah pandemi, semisal penjualan di minimarket modern.(din)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved