Breaking News:

Berita Kendal

Pemkab Kendal Minta Tambahan Kuota Solar Bersubsidi ke BPH Migas

Pemerintah Kabupaten Kendal meminta tambahan kuota solar bersubsidi ke BPH Migas.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Saiful Masum
Nelayan di Tawang Kabupaten Kendal mengantre solar subsidi agar bisa melaut kembali, Selasa (10/8/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Paceklik kuota subsidi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bagi nelayan Kendal menjadi perhatian khusus pemerintah setempat.

Untuk memperjuangkan kebutuhan 10.000 nelayan di sisa waktu 2021, Pemkab Kendal bakal melayangkan surat permohonan tambahan kuota solar subsidi kepada Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).

Bupati Kendal, Dico M Ganinduto melalui Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kendal, Hudi Sambodo mengatakan, tambahan kuota yang diajukan sebesar 4.200 kiloliter kepada BPH Migas untuk menutup kekurangan alokasi solar subsidi hingga akhir Desember 2021.

Pengajuan ini diharapkan dapat memperoleh titik terang untuk menanggulangi dampak kelangkaan solar subsidi bagi para nelayan.

Pemerintah setempat pun belum bisa berbuat banyak dalam mendorong nelayan agar lebih mandiri dan menutup kekurangan BBM dengan solar subsidi.

Karena, kondisi ekonomi nelayan juga menurun setelah terdampak pandemi Covid-19.

"Di Kendal ada 10.000-an nelayan yang berlokasi di Tawang dan Bandengan dan sekitarnya. Sebanyak 3.000-an nelayan di Bandengan, sisanya di Tawang, sebagian di Tanggulmalang, dan Karangsari. Ini yang sedang diperjuangkan bupati agar mendapatkan tambahan kuota solar subsidi lagi," terangnya saat meninjau pendistribusian solar di SPBUN Tawang, Selasa (10/8/2021).

Hudi melanjutkan, persoalan solar subsidi nelayan merupakan bagian dari permasalahan yang muncul di tengah gejolak Covid-19.

Keterbatasan solar subsidi bagi nelayan Kendal dikarenakan kuota yang didapatkan masih jauh dari kebutuhan. 

Pada 2021 ini, Kendal hanya menerima 65 persen atau 7.150 kiloliter dari jumlah kebutuhan yang diajukan sebanyak 11.400 kiloliter. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved