Berita Salatiga
Tiada Antrean Pasien Corona di IGD RSUD Salatiga, Konsumsi Oksigen Berkurang, Pertanda Apakah?
onsumsi oksigen di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Salatiga turun selama PPKM Level 4.
Penulis: M Nafiul Haris | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Konsumsi oksigen di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Salatiga turun selama penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4.
Direktur RSUD Kota Salatiga Riani Isyana mengatakan, tingkat konsumsi oksigen berkurang seiring penurunan jumlah pasien yang menjalani perawatan di ruang isolasi.
Ia mengatakan, penurunan oksigen di RSUD Kota Salatiga mencapai 40 persen.
Sebelumnya, saat jumlah pasien tinggi, konsumsi oksigen harian di RSUD Kota Salatiga mencapai 1.125 meter kubik atau setara dengan 1.125.000 liter.
Saat ini, konsumi oksigen harian tinggal sekitar 600 mter kubik.
Meski demikian, tingkat konsumsi oksigen saat ini masih cukup tinggi dibanding sebelum pandemi.
Di sisi lain, bed occupancy rate (BOR) di RSUD Kota Salatiga kini hanya di kisaran 34 persen.
Menurutnya, saat ini masih ada 33 pasien yang menjalani perawatan karena Covid-19.
"Sudah berkurang jauh pasien yang dirawat dalam beberapa minggu ini. Ruang IGD tidak ada lagi antrean pasien. Semoga pandemi cepat berakhir," ujarnya.
Riani menambahkan, PPKM Level 4 sangat berpengaruh dalam menurunkan jumlah kasus warga terpapar di Kota Salatiga.
Meski begitu dia berharap warga tetap mentaati protokol kesehatan dan mematuhi imbauan pemerintah agar kasus tidak kembali melonjak.
"Saya berpesan semua tetap disiplin menerapkan prokes meski kasus turun. Selain vaksin, disiplin menerapkan prokes adalah kunci mencegah Covid-19," tandasnya. (ris)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/gubernur-jateng-ganjar-pranowo-saat-mengecek-vaksinasi-di-rsud-salatiga-rabu-1732021.jpg)