Breaking News:

PPKM Level 4

Naik Pesawat Kini Cukup Bawa Tes Antigen, Tapi Harus Sudah Vaksin Tahap 2

Perubahan kali ini adalah masyarakat tak lagi perlu menunjukkan hasil negatif Covid-19 menggunakan tes PCR sebagai syarat naik pesawat, namun cukup de

Editor: m nur huda
KOMPAS.com/RISKA FARASONALIA
ILUSTRASI - Simulasi penanganan wabah virus Corona di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Kamis (30/01/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Syarat naik pesawat saat ini tak perlu menunjukan hasil tes PCR negatif covid-19, melainkan cukup dengan hasil rapid test antigen negatif serta sudah vaksinasi covid-19 tahap 2 atau vaksinasi penuh dua dosis.

Aturan tersebut adalah penyesuaian dalam perpanjangan PPKM Level 4 di Jawa dan Bali terhitung sejak 10 hingga 16 Agustus 2021.

Perubahan kali ini adalah masyarakat tak lagi perlu menunjukkan hasil negatif Covid-19 menggunakan tes PCR sebagai syarat naik pesawat, namun cukup dengan hasil negatif antigen Covid-19 24 jam terakhir.

Kebijakan itu tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3, dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.

"Untuk perjalanan dengan pesawat udara antar kota atau kabupaten di dalam Jawa Bali dapat menunjukkan hasil negatif antigen (H-1) dengan syarat sudah memperoleh vaksinasi dosis kedua," bunyi aturan tersebut.

Namun, bagi masyarakat yang baru melaksanakan vaksinasi Covid-19 dosis pertama, tetap harus menunjukkan hasil negatif tes Covid-19 PCR.

Tes tersebut dilakukan maksimal h-2 sebelum keberangkatan.

"Hasil negatif PCR H-2 jika baru memperoleh vaksin dosis 1," bunyi aturan itu.

Sebelumnya, dalam Inmendagri Nomor 27 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3 dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 di wilayah Jawa dan Bali, pelaku perjalanan udara harus menunjukkan hasil negatif PCR H-2 sebagai syarat naik pesawat.

Hal itu berlaku bagi pelaku perjalanan udara baik yang sudah mendapat vaksin dosis pertama maupun dosis kedua.

Sedangkan hasil rapid antigen hanya diperbolehkan bagi pelaku perljalanan yang menggunakan mobil pribadi, sepeda motor, bis, kereta api dan kapal laut.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Naik Pesawat di Jawa-Bali Kini Boleh Pakai Antigen, tapi Harus Divaksin Covid-19 Dua Dosis

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved