Breaking News:

Berita Karanganyar

Ajang Kreanova, Pelajar di Karanganyar Ini Bikin Inovasi Gelang untuk Pantau Warga Isoman

pelajar SMAN 1 Karanganyar membuat inovasi gelang LARON untuk memantau warga yang sedang menjalani isolasi mandiri.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/AGUS ISWADI
Alive mempresentasikan dan memperlihatkan gelang Laron pemantau warga isoman kepada Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat penyerahan hadiah lomba Krenova di Kantor Baperitbang Karanganyar, Kamis (12/8/2021). 

T RIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Muhammad Alive M, pelajar kelas XI IPA 6 SMAN 1 Karanganyar membuat inovasi gelang LARON (Labelling Quick Response Code Name) untuk memantau warga yang sedang menjalani isolasi mandiri.

Alive merupakan satu dari sekian peserta lomba kreativitas dan inovasi (Krenova) Kabupaten Karanganyar yang digelar oleh Baperlitbang Karanganyar.

Adapun dalam lomba tersebut diikuti 37 peserta dengan 41 inovasi. 

Inovasi yang diikutkan dalam lomba tersebut, di antaranya mesin pengambil sampah otomatis hemat energi, pakan ikan otomatis tenaga surya, Gelang Laron dan alat monitoring kualitas air untuk pemberdayaan kelompok pembudidaya ikan. 

Baca juga: Sejumlah Pejabat Polisi Dilakukan Mutasi, Kapolda: Langsung Tugas, Tak Usah Ada Acara Pisah Sambut

Baca juga: Surati Mendagri, Bupati Husein Usul Tempat Wisata dan Mal di Banyumas Agar Segera Buka

Baca juga: Makan Bersama Pengidap Gangguan Jiwa, Bupati Banjarnegara: Manungsa Ana Sing Nguripi Ana Sing Mateni

Alive menyampaikan, gelang Laron ini dikembangkannya seorang diri.

Dia memulai membuat gelang tersebut pada Mei 2021 dan telah diujicobakan. 

"Idenya terinspirasi gelang haji, sama-sama menggunakan kode QR. Konsep pertama untuk anak-anak korban bencana (alam) di pengungsian. Tapi belakangan banyak kasus Covid-19 dari pada bencana. Akhirnya merubah konsep menjadi gelang pemantau pasien isolasi mandiri," katanya kepada Tribunjateng.com usai penyerahan hadiah lomba Krenova di Kantor Baperlitbang Karanganyar, Kamis (12/8/2021). 

Pembuatan gelang Laron ini semula menggunakan gelang yang dibeli di pasar malam.

Akan tetapi Alive kemudian mengembangkan kembali dengan membuat gelang menggunakan scan 3D. 

Adapun sistem kerjanya, pasien isoman yang mengenakan gelang yang terlah tertempel kode QR ini harus melakukan scan kode QR menggunakan smartphone.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved