Breaking News:

Berita Batang

Bupati Wihaji Instruksikan Gerakan ASN Peduli, Kini Telah Salurkan Seribu Paket Sembako

Bupati Batang Wihaji mengintruksikan Gerakan Peduli Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Batang sejak 2 bulan lalu.

Penulis: dina indriani | Editor: moh anhar
Dok Diskominfo Batang
Bupati Batang Wihaji saat memberikan paket sembako kepada warga yang menjalani isoman beberapa waktu lalu 

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Kasus Covid-19 di Kabupaten Batang sempat meningkat beberapa waktu lalu.

Tidak sedikit warga Batang yang terpapar Covid-19 sampai berujung kematian, namun tidak sedikit pula yang berhasil sembuh. 

Sebagai langkah antisipasi bertambahnya orang terinfeksi virus corona. 

Maka yang positif Covid-19 dengan gejala ringan dan sedang  wajib menjalani isolasi mandiri (Isoman).

Baca juga: Kenapa Tak Pasang Baliho, Meski Selalu Masuk Survei Capres? Ganjar Pranowo: Aku Mikir Covid Disik

Baca juga: Ajang Kreanova, Pelajar di Karanganyar Ini Bikin Inovasi Gelang untuk Pantau Warga Isoman

Baca juga: Sejumlah Pejabat Polisi Dilakukan Mutasi, Kapolda: Langsung Tugas, Tak Usah Ada Acara Pisah Sambut

 Agar mereka yang isoman tidak merasa dikucilkan karena sakitnya, Bupati Batang Wihaji mengintruksikan Gerakan Peduli Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Batang sejak 2 bulan lalu .

"Gerakan ini untuk memberikan support, karena jangan sampai warga isoman  dijauhi dan agar mereka tidak merasa terkucilkan dalam kehidupan bermasyarakat," tutur Bupatu Wihaji, Kamis (12/8/2021).

Dikatakan Wihaji, orang yang menjalani isman harus diberikan perhatian dan support penuh oleh semua pihak sehingga mereka bersemangat untuk lebih cepat sembuh.

Bahkan para Pejabat Eselon 2 dan 3 ditugaskan khusus untuk pembinaan dan pendampingan di wilayah per kecamatan, yang bertugas mendampingi camat dalam penanganan covid-19 ini.

"Dalam gerakan ASN Peduli saya juga minta para abdi negara ini menjadi relawan penanggulangan Covid-19 di lingkungan rumahnya. Mereka wajib pantau perkembangan kesehatan tetangga yang menjalani isoman, bantu kebutuhan sambako dan sosialisaikan Prokes," jelasnya.

Dari gerakan ini, lanjut dia telah disalurkan bantuan lebih dari seribuan paket sembako berupa beras, minyak goreng, gula pasir, kecap, mie instan dan vitamin serta makanan ringan atau roti kering. 

“Kita sudah salurkan di berbagai desa dan Kecamatan nilai bantuan mungkin tidak seberapa namun ini wujud nyata kepedulian kita, harapannya dengan bantuan sembako yang kami bagikan ini setidaknya bisa mengurangi beban warga yang menjalani isoman, ”ujarnya.

Baca juga: Meski Ekonomi Terbatas, Dwi Fatmawati Asal Tapen Banjarnegara Raih Beasiswa dan Lulus S2 di Jepang

Baca juga: Muhamad Afandi Dosen FKIP Unissula Semarang Raih Doktor UNJ Jakarta

Baca juga: Disambut Antusiasme Warga, Sukun Group dan Kodim Gelar Vaksinasi Anak dan Remaja

Bupati juga meminta agar jangan sampai terjadi warga yang menjalani isolasi mandiri kelaparan karena tidak ada makanan, apalagi sampai mati kelaparan. 

"Pandemi Covid-19 harus diambil hikmahnya, karena menjadikan kita meningkatkan kepedulian terhadap orang lain terpenting kita harus terus mengingat dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved