Breaking News:

Berita Sragen

Dalam Sehari, 2 Petani Sragen Ditemukan Meninggal Tengkurap di Sawah

Dalam sehari, Polres Sragen mengevakuasi dua orang petani yang meninggal dunia di dua area persawahan yang berbeda pada Rabu (11/8/2021) kemarin.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: m nur huda
Istimewa/Polres Sragen
Tim medis Polres Sragen ketika melakukan pemeriksaan luar pada jenazah Suyamto, Rabu (11/8/2021) malam. 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Dalam sehari, Polres Sragen mengevakuasi dua orang petani yang meninggal dunia di dua area persawahan yang berbeda pada Rabu (11/8/2021) kemarin.

Evakuasi jenazah pertama di area persawahan Dukuh Ngelo Desa Gelonggong, Gondang Sragen pukul 09.30 WIB. Jenazah tersebut adalah Suparti (61) warga Dukuh Glonggong RT 18, Gondang.

Kasi Humas Polres Sragen AKP Suwarso mengatakan korban meninggal setelah terpeleset di pematang sawah saat sedang berjalan.

Kejadian itu diketahui oleh petani lain yang tak jauh dari lokasi.

Petani tersebut mendekat bermaksud menolong Suparti yang jatuh dalam keadaan telungkup.

Petani tersebut akhirnya meminta bantuan kepada petani lain untuk mengangkat korban.

Betapa terkejutnya mereka ketika mengecek, korban sudah meninggal dunia.

"Setelah dilakukan pemeriksaan bersama dengan Bidan Desa tidak ditemukan adanya tanda tanda penganiaayaan terhadap diri korban dan langsung dilakukan  pemakaman oleh pihak keluarga," kata Suwarso, Kamis (12/8/2021).

Evakuasi jenazah petani kedua terjadi area persawahan Dukuh Bogorejo RT 03, Desa Gedongan, Kecamatan Plupuh, Sragen sekira pukul 16.30 WIB.

Almarhum ialah Suyamto (62) warga Dukuh Bulakrejo RT 022, Desa Sambirejo, Kecamatan Plupuh, Sragen.

Almarhum ditemukan meninggal dunia di sawah milik Suprono yang bersebelahan dengan sawah korban.

Jenazah Suyamto pertama kali diketahui Suprono ketika datang ke sawah pukul 16.30 WIB. Suyamto melihat korban sudah dalam keadaan terbujur posisi tengkurap.

"Setelah melihat Suyamto ini berteriak minta tolong kepada warga sekitar hingga akhirnya datang warga lain dan melapor kepada Polsek Plupuh guna penanganan lebih lanjut," lanjut Suwarso.

Dari hasil pemeriksaan pada tubuh korban juga tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau luka luar. Pihak keluarga juga telah menerima dengan ikhlas kejadian tersebut.

Dugaan sementara dari tim medis Puskesmas Plupuh, bahwa korban meninggal dunia diduga akibat sakit atau serangan jantung. (uti)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved