Breaking News:

Berita Batang

Katalog Nglarisi Dagangan Jadi Jurus Jitu Bupati Wihaji Tangani UMKM Terdampak Pandemi

Bupati Batang Wihaji meluncurkan program untuk memberikan solusi bagi pelaku UMKM yang terdampak pandemi Covid-19.

Penulis: dina indriani | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/DINA INDRIANI
Bupati Batang Wihaji saat mengunjungi dan memborong produk UMKM kerupuk rambak milik Yesi, Senin (9/8/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Bupati Batang Wihaji meluncurkan program untuk memberikan solusi bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM ) yang terdampak pandemi Covid-19 dengan “Katalog Nglarisi Dagangan”. 

Bupati Wihaji meyakini bahwa program itu merupakan jurus jitu yang mampu mengatasi turunnya penjualan pelaku usaha di masa Pandemi COVID-19. 

Untuk menguatkan program Katalog Nglarisi Dodolan, Bupati Wihaji juga akan mengeluarkan Surat Edaran kepada semua instansi BUMN, BUMD dan perusahaan swasta agar setiap kegiatan untuk komsumsi makanan harus produk UMKM Batang. 

Baca juga: Kebakaran Rumah Warga Mrebet, Bara Api Tungku Dikira Sudah Padam, Ternyata Merambat ke Kayu Bakar

Baca juga: Inilah Sosok Eurico Guterres Diberi Bintang Jasa Utama dari Jokowi, Sempat Pro TimTim Merdeka

Baca juga: Bupati Dico Jenguk Keluarga Ibu Sri Warga Boja Kendal yang Istikomah Rawat Anak dan Suami Stroke

“Produk UMKM kita daftarkan di Katalog Nglarisi Dodolan, nanti semua kegiatan Pemkab Batang, BUMD, BUMN dan Perusahaan sawasta harus membeli produknya melalui katalog yang akan difasilitasi Pemkab Batang dan pembeli tinggal tunjuk saja,” tutur Bupati Batang Wihaji, Kamis (12/8/2021). 

Katalog Nglarisi Dagangan, lanjut dia untuk memfasilitasi UMKM yang belum bisa menjual produknya secara online, karena belum semua pelaku usaha menguasi informasi teknologi.

Serta membantu pelaku usaha yang terdampak pandemi yang omsetnya turun hingga 50 persen lebih.

Bagi pelaku usaha yang melek Information Technology (IT) dengan jualan online, Bupati Batang Wihaji juga ikut mempromosikan dengan memanfaatkan semua Sosial media (Sosmed) milik pribadinya di Instagram, Youtube, Facebook, Tiktok, dan Twitter.

“Semua medIa sosial pribadi saya siap membantu untuk mempromosikan dodolan warga. Caranya sangat mudah hanya tag @wihaji dengan tagar #ayododolanonline,” imbuhnya.

Baca juga: Hari UMKM Nasional, Hendi Salurkan Bantuan untuk Pelaku Usaha di Kota Semarang

Baca juga: Kondisi Terkini Ketum MUI Pusat Pasca Kecelakaan Mobil di Tol Semarang-Salatiga, Dirujuk ke Surabaya

Baca juga: Kembali Pantau Kondisi Mal, Gubernur Ganjar Pranowo: Pengunjung Tertib, Ekonomi Kembali Bergeliat

Dikatakannya saat ini ada sekitar 15 produk UMKM yang sudah masuk daftar katalog seperti krupuk kulit, sirup jahe, kopi dan olahan makanan lainnya. 

“Dari 15 produk tersebut sudah sesuai peraturan seperti izin Balai Pengawas Obatan dan Makanan (BPPOM), label halal dari MUI dan lainnya, yang mau beli tinggal tunjuk ada di katalog, sehingga barang akan dikirim yang difasilitasi oleh Pemkab Batang,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved