Breaking News:

Berita Banyumas

Warga Depresi Melompat ke Sungai, Keluarga Berusaha Mengejar, Namun Tak Kesampaian

TR (31), warga Desa Keniten menjatuhkan diri dari jembatan Kali Cangkok, yang memiliki ketinggian 15 meter hingga permukaan sungai.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: moh anhar
Polresta Banyumas
Warga dan polisi saat berada di atas jembatan ditemukannya seorang laki-laki meninggal dunia di Sungai Cangkok, Desa Keniten RT 4 RW 1, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, Rabu (11/8/2021) pukul 17.50 WIB. 

TRIBUNJATENG.COM, BANYUMAS - Seorang laki-laki ditemukan sudah tak lagi bernyawa di aliran Sungai Cangkok, Desa Keniten RT 4 RW 1, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, Rabu (11/8/2021) pukul 17.50 WIB. 

Ia adalah TR (31), warga Desa Keniten ini menjatuhkan diri dari jembatan Kali Cangkok. 

Kasatreskrim Polresta Banyumas, Kompol Berry mengatakan, jarak antara jembatan ke sungai dengan ketinggian 15 meter.

"Saat terjatuh, kepala membentur batu," katanya kepada Tribunjateng.com.

Berdasarkan kronologi kejadian, pada Rabu (11/8/2021) sekira pukul 17.50 WIB, paman korban melihat korban yang depresi berlarian dari arah timur menuju barat.

Baca juga: Alasan Kenapa di Zaman Kolonial Pemerintahan & Perdagangan Dipusatkan di Semarang, Ini Kata Pakar

Baca juga: Derita Tumor Tulang, Schatzi Warga Semarang Setahun Hanya Bisa Terbaring di Tempat Tidur 

Baca juga: Gudang Penyimpanan Kayu di Banyumas Terbakar, Diduga Karena Korsleting Listrik

Kemudian paman korban mencoba mencari bantuan kepada warga lain untuk mengejar. 

Selanjutnya mereka bertiga mengejar korban, tetapi kehilangan jejak di jembatan sungai Cangkok. 

"Setelah mereka mencari di sekitar jembatan sungai, tenyata korban sudah tergeletak di bawah jembatan atau di sungai. Kemudian saksi mengecek Korban dan Korban sudah meninggal dan mengevakuasi korban untuk dibawa pulang," jelasnya.

Dari pemeriksaan tim medis dari Puskesmas Kedungbanteng, ditemukan luka di kepala korban yang diakibatkan benturan.

Diinformasikan, korban mengalami depresi dikarenakan permasalahan keluarga. (*) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved