Breaking News:

Berita Kendal

Dinkes Kendal akan Suntik Vaksin Dosis 3 Moderna Nakes Mulai 14 Agustus 2021

Dinas Kesehatan Kabuten Kendal telah menerima 2.800 dosis vaksin jenis Moderna.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Raka F Pujangga
Petugas menerima vaksin moderna untuk penyuntikan dosis ketiga tenaga kesehatan di Gedung Instalasi Farmasi Kabupaten Kudus, Senin (2/8/2021) 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Dinas Kesehatan Kabuten Kendal telah menerima 2.800 dosis vaksin jenis Moderna yang akan digunakan untuk vaksinasi dosis ketiga bagi tenaga kesehatan. 

Kepala Dinkes Kendal, Ferinando Rad Bonay mengatakan, alokasi vaksin yang diterimanya sudah didistribusikan ke 30 puskesmas yang ada. 

Katanya, penyuntikan vaksin dosis ketiga bagi nakes akan dimulai pada besok, Sabtu (14/8/2021). Akan tetapi, dalam pelaksanaannya diatur oleh pihak puskesmas masing-masing dengan menyesuaikan jadwal para nakes

"Vaksinnya sudah didistribusikan ke puskesmas. Jadwalnya berbeda-beda, tidak semuanya bersamaan. Ada yang mulai besok Sabtu, ada juga yang mulai Senin depan," terangnya, Jumat (13/8/2021).

Menurut Ferinando, alokasi vaksin yang diterimanya masih kurang dengan jumlah tenaga kesehatan di semua fasilitas kesehatan Kendal mencapai 4.000 orang. 

Dengan keterbatasan stok vaksin yang ada, Ferinando mengimbau, pada tahap awal ini dilakukan pembagian nakes yang dilakukan vaksinasi. Sebagian lain bersiaga untuk melakukan vaksinasi kepada masyarakat umum dan melayani masyarakat yang membutuhkan penanganan medis. 

"Jadi nanti suntiknya bertahap. Misal ada 50 nakes, disuntik 15-20 orang dulu. Sehingga kalau ada yang demam dan tidak bisa melaksanakan tugas, maka pelayanan di faskes tetap jalan," ujarnya.

Pada penyuntikan vaksin dosis tiga ini, syarat utama nakes harus sudah mendapatkan vaksinasi dosis dua. Vaksinasi akan dilakukan oleh puskesmas masing-masing agar lebih mudah dikontrol nantinya. 

"Setelah vaksin jenis Astrazeneca lalu, sekarang Moderna. Karena beberapa daerah yang menggunakan dua jenis itu lebih banyak kejadian penyerta setelah divaksin, kita sudah siapkan obat-obatan pendukungnya. Seperti obat demam, mual, muntah, juga pusing," tuturnya. 

Sementara itu, vaksinasi bagi masyarakat umum tetap berjalan di tempat vaksinasi terpusat dan juga puskesmas. Hingga saat ini, jumlah warga Kendal yang sudah divaksin mencapai 216 ribu orang atau 18 persen dari total masyarakat Kendal. (Sam)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved