Breaking News:

Berita Jepara

DPRD Minta Masalah Sekda VS Bupati Jepara Diselesaikan Secara Musyawarah

Ketua DPRD Jepara Haizul Maarif turut angkat bicara terkait pembebasan tugas sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Edy Sujatmiko.

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Muhammad Yunan Setiawan
Ketua DPRD Jepara Haizul Maarif 

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Ketua DPRD Jepara Haizul Maarif turut angkat bicara terkait pembebasan tugas sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Edy Sujatmiko.

Menurut politisi PPP itu, kondisi saat ini seharusnya semua pihak fokus menangangi Covid-19. Untuk itu, persoalan yang terjadi di pemerintah Kabupaten Jepara diselesaikan secara baik sehingga tidak mengganggu konsentrasi menangangi pandemi.

"Saya berharap semua bisa mengutamakan asas musyawarah. Saya yakin dengan musyawarah, kalau ada masalah bisa diselesaikan," kata Haizul, Jumat (13/8/2021).

Lebih lanjut, Haizul menambahkan kalau musyawarah dijalankan, maka kondusivitas pemerintah Kabupaten Jepara terjaga.

Haizul mengakui pernah dengar soal kerenggangan hubungan antara sekda dan bupati. Agar masalah tersebut tidak berlarut-larut, dia menyarankan ada pembagian kewenangan sesuai regulasi. 

Menurut Haizul, dirinya hanya memberikan saran untuk permasalahan ini.

Pasalnya pembebasan tugas  sekda sudah diputuskan bupati.

"Saya  berharap ada mediasi mengutamakan musyawarah. Tapi kalau memang ada indisipliner dan kemudian benar-benar terbukti. Silakan diproses," terangnya.

Untuk diketahui, Bupati Jepara Dian Kristiandi membebastugas  sementara Edy Sujatmiko dari jabatannya sebagai Sekda.

Kepala BKD Jepata Ony Sulistijawan mengatakan pembebasantugas sementara Edy Sujatmiko dari jabatannya sebagai sekda karena diduga adanya pelanggaran disiplin berat.

Namun, dia tidak merinci seperti apa pelanggarannya.(yun).

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved