Breaking News:

Berita Sragen

Pemkab Sragen Gencar Lakukan Vaksinasi Jemput Bola

Vaksinasi jemput bola ini tidak hanya dilakukan di Puskesmas namun di kantor Balai Desa.

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: Daniel Ari Purnomo

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Agar capaian vaksinasi segera tercapai, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen terus lakukan vaksinasi secara jemput bola.

Vaksinasi jemput bola ini tidak hanya dilakukan di Puskesmas namun di kantor Balai Desa.

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati terus melakukan pemantauan vaksinasi setiap harinya.

Kali ini, Bupati Yuni bersama PLT Asisten I Pemerintahan dan Kesra Pemkab Sragen, Tugiono melakukan pemantauan di balai Desa Gedongan, Kecamatan Plupuh, Jumat (13/8/2021).

Sebanyak 300 dosis vaksin Astrazeneca disutikkan kepada warga di dua desa, yakni Desa Gedongan dan Desa Manyarejo. Masing-masing desa sebanyak 150 dosis vaksin.

Pada kesempatan itu, Bupati meminta kepada warga yang telah divaksin Astrazeneca agar banyak beristirahat, mengingat efikasi tinggi.

Yuni mengatakan, Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Astrazeneca memang tinggi. Sehingga khusus dosis Astrazeneca pihaknya memberikan obat pendamping yakni Paracetamol dan astaxanthin.

Khusus di Desa Gedongan, kepala desa menggunakan dana desa untuk membeli vitamin sebagai obat tambahan kepada masyarakat. Mereka dijadwalkan menerima dosis kedua pada 15 November mendatang.

"Paracetamol setelah pulang dari sini (balai desa) segera diminum karena vaksin yang anda terima hari ini itu namanya astrazeneca."

"Kemanjurannya lebih tinggi, jadi beberapa orang kadangkala KIPI reaksi setalah divaksin tinggi," terang Yuni kepada warga yang sudah divaksin.

Efek yang dimungkinkan terasa usai vaksin Astrazeneca ini dikatakan Yuni seperti demam, badan panas hingga sakit kepala. Namun tidak sedikit pula yang tidak merasakan apapun tergantung kekebalan tubuh masing-masing.

Jemput Bola

Yuni melanjutkan vaksinasi secara jemput bola yang telah pihaknya lakukan ini memang cukup efektif, dibandingkan hanya terpusat di satu tempat.

"Kalau di fokuskan begini ya cepat, kita kejar vaksinasi jemput bola seperti ini prosentasenya juga cepat naik," tambah Yuni.

Sementara itu, capaian vaksinasi di minggu lalu Sragen masih di 15 persen. Sementara untuk per Minggu ini pihaknya belum menghitung kembali, Yuni optimis bisa mencapai 17 persen. (uti)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved