Breaking News:

Universitas Ivet Semarang

Program Studi PVTM Unisvet Semarang Adakan FGD dan Lokakarya Siapkan Lulusan Siap Kerja

Program Studi Pendidikan Vokasional Teknik Mesin Universitas Ivet (PVTM Unisvet) adakan Forum Grup Diskusi (FGD) dan Lokakarya.

Editor: abduh imanulhaq
UNIVERSITAS IVET
Wakil Rektor 1 Universitas Ivet Dr Luluk memberikan ucapan selamat dan semangat kepada program studi yang mendapatkan hibah Program Kompetisi Kampus Merdeka 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dalam upaya mempersiapkan lulusan Perguruan Tinggi siap kerja, Program Studi Pendidikan Vokasional Teknik Mesin (PVTM) Universitas Ivet (Unisvet) Semarang mengadakan Forum Grup Diskusi (FGD) dan Lokakarya Penyusunan Panduan Uji Kompetensi di aula Hotel Noormans, Jumat (13/8/2021).

Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dan luring mengingat masih adanya PPKM Level 4 di Kota Semarang.

Kegiatan yang mengundang lima narasumber ini membahas penyusunan panduan uji kompetensi teknis sebagai bahan pelaksanaan uji kompetensi bagi mahasiswa.

Menurut ketua penyelenggara Dr Sena Mahendra, menjadikan para lulusan siap menghadapi dunia kerja perlu ada persiapan sejak awal.

"Untuk itu kami adakan kegiatan ini dalam rangka mempersiapkan panduan untuk uji kompetensi bagi mahasiswa yang ada di program studi kami. Sehingga para lulusan nanti tidak akan kesulitan dalam mencari pekerjaan. Selain itu juga menguatkan mutu dari dosen dan kurikulum," ujar Dr Sena.

Dr Sena menambahkan uji kompetensi ini hasil akhirnya adalah mahasiswa akan mendapat sertifikat saat lulus.

Rektor Universitas Ivet Prof Dr Rustono memberikan sambutan dan arahan dalam kegiatan FGD dan Lokakarya Penyusunan Panduan Uji Kompetensi secara daring dan luring di Hotel Norman
Rektor Universitas Ivet Prof Dr Rustono memberikan sambutan dan arahan dalam kegiatan FGD dan Lokakarya Penyusunan Panduan Uji Kompetensi secara daring dan luring di Hotel Norman (IST)

"Sertifikasi uji kompetensi sangat penting bagi lulusan. Sebab, industri dunia kerja saat ini menuntut para lulusan harus kompeten dalam bidangnya. Maka dari itu perlu ada sertifikat keahlian yang sesuai dengan program studinya. Diharapkan juga bisa memberikan layanan terbaik bagi mahasiswa dalam uji kompetensi," imbuhnya.

Wakil Rektor 1 Dr Luluk Elyana menyampaikan kegiatan ini diselenggarakan atas telah diterimanya hibah program Kompetisi Kampus Merdeka 2021.

"Menjadi suatu kebanggaan tersendiri sebab dengan diterimanya hibah ini tentu dapat menguatkan mutu dan relevansi perguruan tinggi agar dapat berkontribusi dalam meningkatkan daya saing para lulusan dari Universitas Ivet," ujarnya.

Dalam sambutannya Rektor Prof Dr Rustono menyampaikan vokasi sedang menjadi perhatian bagi pemerintah.

"Untuk itu kita harus persiapkan dengan baik-baik para lulusan dari vokasi ini dengan uji kompetensi sesuai bidangnya. Sangat beruntung sekali kita mendapatkan hibah dari Kemdikbud Ristek ini karena efeknya sampai jangka panjang," tuturnya.

Prof Rustono menambahkan kompetensi menjadi dasar dan pegangan bagi para lulusan dalam industri dunia kerja.

Hadir sebagai narasumber Prof Dr Samsudi MPd (Guru Besar FT UNNES dan dewan penasehat PP IGVIM), Sugiyanto (praktisi, Mitsubishi Sidodadi Berlian Motor Semarang), Dr Ir I Made Sudana MPd (Persatuan Insinyur Indonesia), Dr Faiza Munabari MKes (BKSP Jateng), dan Sulistyo MM (Master Assesor Kompetensi Bidang Otomotif). (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved