Breaking News:

Berita Sragen

Bupati Sragen Rasakan Efek Vaksin Moderna Booster Selama Dua Hari, Pegal-pegal Hingga Panas

Seusai terima vaksinasi dosis ketiga booster bagi para tenaga medis (nakes), Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati merasa tidak enak badan selam

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: m nur huda
Tribun Jateng/Mahfira Putri Maulani
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati terima vaksinasi dosis ketiga beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Seusai terima vaksinasi dosis ketiga booster bagi para tenaga medis (nakes), Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati merasa tidak enak badan selama dua hari.

"Setelah vaksin dosis ketiga saya saja merasakan badan panas, bekas suntikan bengkak, pegal-pegal, badan rasanya gemreges selama dua hari," kata Bupati Yuni.

Yuni melanjutkan setelah 12 jam, dirinya baru meminum obat yang diberikan usai vaksinasi booster. Kendati demikian, Yuni mengaku saat ini sudah tidak merasakan efeknya.

Bupati juga sempat menanyakan reaksi suntik booster kepada Nakes lainnya. Dia menjelaskan kebanyakan mengeluhkan hal yang sama namun tak jarang juga reaksi yang berbeda.

Ketika menerima suntikan vaksinasi tahap pertama dan kedua dosis Sinovac Yuni mengaku tidak merasakan apa-apa, sangat berbeda dengan vaksin booster ini.

Vaksin Booster Moderna

Yuni melanjutkan, dari kabar yang dirinya peroleh dari Kapolres Sragen, Polres Sragen akan mendapatkan vaksin moderna dengan jumlah banyak dari pemerintah yang diserahkan kepada kepolisian.

"Vaksin ini tentu bukan menjadi bagian dari kami di Kabupaten, informasi yang saya dapat 17.800 dosis, itu kan banyak sekali. Teman-teman polres sendiri tidak akan bisa menghabiskan sedemikian banyak," katanya.

Yuni melanjutkan dimungkinkan pihaknya akan mendapatkan vaksin moderna tersebut. Vaksin tersebut akan dipergunakan untuk dosis pertama dan kedua.

Untuk kepastian jumlah, Yuni mengaku belum bisa menyampaikan karena masih dalam pembahasan.

"Kalau kita dapat kan lumayan banget bisa kita kejar sampai akhir Agustus, jemput bola setiap desa seperti yang kami lakukan ini," katanya.

Yuni mengaku pihaknya memang harus berburu vaksin, jika pihaknya tidak sering bertanya dan meminta ketersediaan vaksin tidak seperti yang diharapkan.

Kejar capaian vaksinasi, Bupati Yuni hari ini melakukan pemantauan di tiga desa, yakni Desa Blangu, Galeh dan Jekawal, Kecamatan Tangen. (uti)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved