Video Densus 88 Tangkap Dua Warga Semarang Terduga Teroris
Dua terduga teroris di Kota Semarang yang disinyalir merupakan anggota Jamaah Islamiah (JI) ditangkap Densus 88.
Penulis: iwan Arifianto | Editor: abduh imanulhaq
"Firman warga pendatang, terakhir silaturahmi ke rumah saya sekira tahun 2007 itu saat lebaran.
Ia menggantungkan hidup sehari-hari dengan jualan kambing," bebernya.
Sementara itu, Ketua RW 19 Muslihin menjelaskan, memang ada penangkapan seorang warganya yang diduga terlibat terorisme.
"Ya tadi diminta menyaksikan penggeledahan rumah terduga," ujarnya.
Barang-barang yang dibawa, lanjut ia, berupa buku tulis, buku tabungan, stempel.
Jumlah tiap item dari barang tersebut kurang mengetahuinya.
"Setahu saya itu saja," jelasnya.
Ia mengatakan, terduga sudah lama tinggal di tempat tersebut, persisnya berapa tahun ia kurang tahu pasti.
Yang jelas, terduga sudah masuk daftar penduduk setempat namun KTP bukan warga Sendangmulyo.
"Sudah lama menetap di sini. Rumahnya yang ditempati statusnya juga rumah sendiri ga ngontrak," paparnya.
Penangkapan tersebut juga membuat warga kaget lantaran terduga yang biasa disapa Firman tak menunjukan gelagat aneh di masyarakat.
"Saya melihat selama ini aktivitasnya seperti warga pada umumnya.
Di rumah terduga juga ada bengkel dan ia suka ternak kambing," imbuh Muslihin.
Diberitakan sebelumnya, Densus 88 tangkap dua terduga teroris di Kota Semarang yakni Djoko Soewarno (46) dan Febriana Safrudin Firmansyah (45).
Para terduga merupakan anggota Jamaah Islamiah (JI) yang diamankan anggota Densus di masing-masing kediamannya, Jumat (13/8/2021) pagi.