Breaking News:

Berita Kendal

Baznas Kendal Gelontorkan Rp 360 Juta Beasiswa Santri Tahfidz 2021

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kendal kembali menggelontorkan dana Rp 360 juta untuk program beasiswa santri tahfidz 2021.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUN JATENG/SAIFUL MA'SUM
Sejumlah santri mengikuti seleksi beasiswa tahfidz yang diselenggarakan Baznas Kendal, Minggu (15/8/2021) di Masjid Agung Kendal. 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kendal kembali menggelontorkan dana Rp 360 juta untuk program beasiswa santri tahfidz 2021.

Dana tersebut diperebutkan 167 santri dengan kuota maksimal 60 orang selama 1 tahun ke depan.

Plt Wakil Ketua 3 Bidang Perencanaan dan Keuangan Baznas Kendal, Nunuk Sarah Zanubia mengatakan, beasiswa itu dimaksudkan untuk meringankan pembiayaan santri selama 1 tahun.

Masing-masing mendapatkan Rp 6 juga yang bisa diambil setiap bulannya senilai Rp 500 ribu.

Nunuk menjelaskan, pada 2021 ini terdapat peningkatan kuota penerima beasiswa dari sebelumnya 40 menjadi 60 santri.

Beasiswa itu khusus diperuntukan bagi santri tahfidz jenjang MTS, MA sederajat ber-KTP dan mondok di pesantren di Kendal.

Selain itu, mereka yang berhak lolos seleksi administrasi hanya santri dengan penghasilan orangtua di bawah Rp 2,5 juta per bulan.

Proses seleksi dilakukan selama dua hari di Masjid Agung Kendal.

"Yang daftar kemarin ada 342 orang, lolos administrasi 167 orang, kuotanya 60 orang. Ini sudah tahun ketiga beasiswa tahfidz di Kendal," terangnya, Minggu (15/8).

Nunuk berharap, semua kuota yang tersedia tahun ini bisa diisi para santri.

Bagi mereka yang sudah mendapatkan beasiswa yang sama sebelumnya, diperbolehkan mengikuti seleksi lagi dengan menaikan kategori majlis yang lebih tinggi.

Peserta seleksi, Siti Munadiroh (20) dari Ponpes Al Amin Galih, Kecamatan Gemuh mengaku baru kali ini mengikuti seleksi beasiswa tahfidz.

Meski demikian, Siti Munadiroh langsung mengambil majlis 3 dengan tes hafalan juz 1-30.

Ia berharap bisa mendapatkan beasiswa sebagai bekal untuk meneruskan sekolah ke jenjang perguruan tinggi.

"Saya datang ikut seleksi bersama 7 teman. Alhamdulillah ikut yang bil ghoib 30 juz. Ini hasil menghafal selama 4 tahun. Setelah ini, semoga bisa melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi," harapnya. (sam)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved