Breaking News:

Berita Purbalingga

HUT ke-76 Kemerdekaan RI di Purbalingga, Bupati Sebut Tidak Ada Perayaan dan Lomba-Lomba

Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi mengungkapkan pelaksanaan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI yang dilakukan sederhana.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: moh anhar
ISTIMEWA
Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi saat memberikan pengarahan kepada ASN Pemkab Purbalingga, Senin (17/6/2021) di Pendopo Dipokusumo. 

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Menyikapi perkembangan situasi pandemi Covid-19, Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi mengungkapkan pelaksanaan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Rl dilakukan dengan sangat sederhana.

"Tidak ada perayaan seperti syukuran, doa bersama, lomba-lomba, serta acara-acara lainnya. Hal itu mengacu pada surat Menteri Sekretaris Negara, nomor B-564/M/TU.00.04/0712021.Perayaan dalam rangka memperingati HUT Ke-76 Kemerdekaan Rl Tahun 2021 diselenggarakan secara virtual," katanya kepada TribunJateng.com, Minggu (15/8/2021). 

Baca juga: Terungkap Faktor Utama Lukaku Pergi dari Inter Milan dan Pilih Chelsea, Bukan Soal Mata Duitan

Baca juga: Fakta Baru Dokter Mery Bakar Hidup-hidup Calon Mertua & Pacar: Pelaku Minta Rp 300 Juta dan Bengkel

Hal itu karena mempertimbangkan kondisi pandemi di daerah dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Adapun aturan-aturannya antara lain, prosesi upacara dihadiri oleh Kepala Daerah dan Forkopimda Plus dengan jumlah maksimal 10 persen dari kapasitas normal panggung kehormatan.

Kemudian pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) supaya menyesuaikan
dengan ketentuan.

Komandan upacara berjumlah 1 orang, pasukan 8 terdiri dari I orang Paskibraka dan 4 orang anggota TNI sebagai pengapit pembawa bendera.

Kemudian pasukan 17 dan pasukan 45 masing-masing terdiri dari paling banyak
12 orang + 1 orang komandan pasukan. 

Dengan syarat mengutamakan personel dari Paskibraka yang telah lulus seleksi dan dilatih.

Jumlah pasukan upacara disesuaikan dengan kondisi lapangan upacara sebanyak-banyaknya 40 orang.

Baca juga: Juventus Favorit Juara Inter Milan Masih Layak, Tapi Capello Puji Mourinho Roma: Sempurna

Baca juga: Setahun, Fasilitas Pengolahan RDF Cilacap Mengolah 47 Ribu Ton Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Baca juga: Fakta Baru Dokter Mery Bakar Hidup-hidup Calon Mertua & Pacar: Pelaku Minta Rp 300 Juta dan Bengkel

Dengan syarat sebaiknya tidak dilaksanakan di lapangan atau gelanggang olahraga atau fasilitas umum lainnya yang dapat mengundang kerumunan massa. 

Upacara hendaknya dilaksanakan di Kantor Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota mulai pukul 07.00 WIB, sebelum pelaksanaan upacara di lstana Merdeka Jakarta. 

Kepala Daerah wajib mengikuti Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Rl dan Upacara Penurunan Bendera Sang Merah Putih yang dilaksanakan di lstana Merdeka Jakarta secara virtual dari kantor masing-masing. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved