Breaking News:

Berita Tegal

Kasus Pelanggaran Prokes 15 Camat di Tegal, Disanksi Denda Rp 100 Ribu Per Orang 

Sesuai hasil penyelidikan dan gelar perkara yang dilakukan Satreskrim Polres Tegal, disimpulkan bahwa 15 orang camat yang menghadiri kegiatan di kanto

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: m nur huda

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Perkembangan kasus pelanggaran protokol kesehatan (prokes) di tengah berlangsungnya PPKM yang dilakukan oleh 15 camat di Kabupaten Tegal memasuki babak baru.

Hal ini terungkap setelah dilakukan gelar perkara di Satreskrim Polres Tegal, Jumat (13/8/2021) sore kemarin.

Sesuai hasil penyelidikan dan gelar perkara yang dilakukan Satreskrim Polres Tegal, disimpulkan bahwa 15 orang camat yang menghadiri kegiatan di kantor Kecamatan Slawi pada 24 Juli 2021 lalu terbukti melakukan pelanggaran protokol kesehatan (prokes). 

Adapun pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan yaitu tidak mengenakan masker dan tidak menjaga jarak satu sama lain. 

Informasi tersebut disampaikan oleh Kasatreskrim Polres Tegal AKP I Gede Dewa Ditya saat mengadakan preskon dengan rekan media.

AKP Dewa mengatakan, kesimpulan tersebut diambil karena 15 camat terbukti melanggar pasal 5 Peraturan Bupati (Perbup) nomor 42 tahun 2021, tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian penularan Covid-19.

"Tindak lanjutnya kami menyerahkan perkara ini kepada Satpol PP Kabupaten Tegal selaku pihak yang memiliki wewenang sesuai yang tertera di Perbub untuk melakukan penindakan atau pemberian sanksi terhadap para pelanggar," ungkap AKP Dewa, pada Tribunjateng.com.

Ditanya mengapa tidak menggunakan UU karantina kesehatan, AKP Dewa menjelaskan sesuai yang tertera di pasal 93 UU karantina kesehatan seseorang bisa terkena pidana atau ancaman hukuman penjara jika kegiatan yang dilakukan menimbulkan kedaruratan kesehatan masyarakat salah satunya penyakit menular. 

Satreskrim Polres Tegal berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal meminta data dari tanggal 24 Juli - 13 Agustus 2021 apakah ditemukan adanya klaster baru yang timbul dari kegiatan para camat tersebut. 

Tapi ternyata pelanggaran prokes yang dilakukan oleh 15 camat sejauh ini belum menimbulkan munculnya klaster Covid-19 yang baru.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved