Breaking News:

Berita Kabupaten Pekalongan

Nota Kesepakatan Rancangan Awal RPJMD Kabupaten Pekalongan Tahun 2021-2026 Ditandatangani

DPRD Kabupaten Pekalongan tandatangani nota kesepakatan rancangan awal RPJMD Kabupaten Pekalongan tahun 2021-2026.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: moh anhar
Dok Humas Setwan DPRD Kabupaten Pekalongan
Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Hindun (kanan) nota kesepakatan rancangan awal RPJMD Kabupaten Pekalongan tahun 2021-2026 kepada Bupati Pekalongan Fadia Arafiq (kiri) 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - DPRD Kabupaten Pekalongan tandatangani nota kesepakatan rancangan awal RPJMD Kabupaten Pekalongan tahun 2021-2026.

Penandatanganan nota kesepakatan rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pekalongan itu dilaksanakan pada rapat paripurna di DPRD, Jumat (13/8/2021) lalu.

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq mengatakan, RPJMD itu merupakan terjemahan visi-misi kepemimpinannya lima tahun ke depan.

Baca juga: Keterbatasan Fisik Tak Halangi Perjuangan Sidik Cari Nafkah, Hidupi Kedua Orangtuanya yang Sakit

Baca juga: Tren Ekspor Pertanian Meningkat, Jokowi Pacu Pengembangan Hilirisasi

Baca juga: Program Merdeka Ekspor Kementan Diharapkan Bisa Memacu Sektor Pertanian

"RPJMD ini visi misi saya dengan pak Riswadi lima tahun ke depan untuk mewujudkan masyarakat Kabupaten Pekalongan yang sejahtera, adil, merata (setara) dan berbudaya gotong royong."

"Meskipun dalam pembahasannya penuh dinamika dan perbedaan pendapat, namun dengan semangat kebersamaan perbedaan pendapat tersebut dapat dicarikan solusi pemecahannya sehingga hari ini dapat disepakati bersama," katanya dalam rapat paripurna itu.

Pihaknya mengungkapkan, Rancangan Awal RPJMD Kabupaten Pekalongan Tahun 2021-2026 yang telah disepakati sesuai Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Raperda tentang RPJPD dan RPJMD, serta Tata Cara Perubahan RPJPD, RPJMD, dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah.

"Rancangan awal RPJMD ini akan dikonsultasikan kepada Gubernur Jawa Tengah guna mendapatkan saran dan masukan. Selanjutnya, akan dilaksanakan Musrenbang RPJMD guna penajaman dan penyelarasan serta penyempurnaan."

"Kemudian, akan dibahas kembali dengan DPRD setelah menjadi Raperda tentang RPJMD Kabupaten Pekalongan Tahun 2021-2026," ungkap Bupati.

Bupati Fadia menambahkan, dokumen RPJMD mempunyai peranan penting dan strategis guna menentukan arah kebijakan pembangunan daerah lima tahun ke depan.

Baca juga: Terungkap Faktor Utama Lukaku Pergi dari Inter Milan dan Pilih Chelsea, Bukan Soal Mata Duitan

Baca juga: Video Kasus Prokes 15 Camat Berujung Denda Rp 100 Ribu per Orang

Baca juga: TNI AL Gelar Latihan Perang Armada Jaya XXXIX/2021 di Laut Jawa, Lima KRI Dilibatkan

"Dokumen RPJMD sangat penting karena memiliki tujuan menerjemahkan visi dan misi Kepala Daerah ke dalam tujuan dan sasaran pembangunan daerah," tambahnya.

Usai penandatanganan nota kesepakatan rancangan awal RPJMD Kabupaten Pekalongan, Rapat Paripurna hari itu dilanjutkan dengan penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap pengelolaan Raperda Pengelolaan Keuangan Daerah. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved