Selasa, 14 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Berusaha Tolong Santri Tenggelam, Ustaz Jajang Ikut Jadi Korban

Ustaz Jajang Ali Akbar langsung terjun dengan maksud melakukan pertolongan. Akan tetapi, ia justru ikut tenggelam di Sungai Cipunegara.

Net
ILUSTRASI 

TRIBUNJATENG.COM, INDRAMAYU - Seorang santri tewas tenggelam di Sungai Cipunegara, Desa Mekarwaru, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, Minggu (15/8/2021).

Ustaz Jajang Ali Akbar (27) yang bermaksud menolong santrinya itu ikut tenggelam dan meninggal dunia. 

Berdasarkan informasi yang diterima Tribuncirebon.com, ustaz Jajang Ali Akbar (27) dan santrinya Muh Malik Hakim (16) ditemukan sudah tidak bernyawa di Sungai Cipunegara.

Baca juga: Kecelakaan Maut Pemotor Matic Meninggal Setelah Tabrak Pohon & Masuk Sungai di Genuk Semarang

Kejadian berawal saat Ustaz Jajang Ali Akbar beserta beberapa santrinya berangkat dari Kecamatan Haurgeulis menuju lokasi Sungai Cipunegara dengan bersepeda pada pukul 06.00 WIB.

Awalnya, mereka berniat untuk melakukan kegiatan tadabur alam di sana.

Upaya pencarian ustaz dan santrinya yang tenggelam di Sungai Cipunegara, Desa Mekarwaru, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, Minggu (15/8/2021).
Upaya pencarian ustaz dan santrinya yang tenggelam di Sungai Cipunegara, Desa Mekarwaru, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, Minggu (15/8/2021). (Tribunnews.com/Dok. Polsek Gantar)

Pada kegiatan itu, sejumlah santri berenang di sungai, sementara Ustaz Jajang Ali Akbar mengawasi dari tepian.

Hanya saja, salah satu santrinya, Muh Malik Hakim tiba-tiba saja hanyut tenggelam.

Mengetahui hal itu, ustaz Jajang Ali Akbar langsung terjun dengan maksud melakukan pertolongan.

Akan tetapi, ia justru ikut tenggelam di Sungai Cipunegara.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Gantar Iptu Maman Kusmanto membenarkan kejadian tersebut.

Setelah mendapat laporan, polisi segera melakukan upaya pencarian bersama warga di sekitar lokasi kejadian.

Hasilnya, jenazah Muh Malik Hakim berhasil ditemukan pada pukul 09.00 WIB dan jenazah Ustaz Jajang Ali Akbar pada pukul 11.15 WIB.

"Keduanya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, selanjutnya jenazah dibawa ke Puskesmas Mandirancan Haurgeulis untuk dilakukan pemeriksaan luar.

Adapun hasil pemeriksaan tidak ditemukan luka dan pihak keluarga sudah menerima kejadian tersebut sebagai takdir dan keberatan dilakukan autopsi," ujar dia, Senin (16/8/2021). (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Awalnya Hendak Menolong Santri yang Tenggelam, Ustaz di Indramayu Ikut Jadi Korban Meninggal

Baca juga: Diantar Keluarga ke Polsek untuk Menyerahkan Diri, Pemuda Ini Malah Bacok Polisi

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved