Berita Semarang

Bilal Ingin Ajak Pemuda Wonolopo Semarang Jadi Ahli Pertanian

Tradisi unik yang dilakukan petani milenial Wonolopo Kecamatan Mijen dalam menyambut Kemerdekaan Republik Indonesia.

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Tradisi unik yang dilakukan petani milenial Wonolopo Kecamatan Mijen dalam menyambut Kemerdekaan Republik Indonesia.

Para pemuda melakukan tradisi upacara bendara di tengah kolam ikan di area persawahan Kampung Organik Wonolopo RT 03/ RW 03 Kelurahan Wonolopo, Kota Semarang, Senin (16/8/2021). 

Para Petani milenial  bercocok tanam, dan mencari keong sebelum melaksanakan upacara. Kemudian pemuda Wonolopo menceburkan diri ke kolam untuk melakukan upacara.

Mereka harus berenang saat melaksanakan upacara bendera. Pada upacara bendera tersebut, Wakil Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu sebagai pembina.

Ketua Karangtaruna Bilal Luthfi Mahfud mengatakan sebagai kaum milenial yang sering dianggap tidak peduli  lingkungan, kini diajak merayakan kemerdekaan Republik Indonesia dengan melaksanakan upacara di kolam. Hal tersebut menandakan bahwa  kaum milenial dapat mengingat semangat perjuangan para pahlawan.

"Kami ingin para kaum milenial ini  dapat mengingat perjuangan para pahlawan," ujarnya.

Selain  mengingat jasa pahlawan, Bilal juga mengajak para pemuda di kampungnya agar senang bertani. Dirinya telah mengajak danmenularkan ilmu pertanian kepada kaum muda.

"Saya mengajak teman-teman, tetangga ke lokasi pertanian agar mau bertani," tuturnya.

Sementara itu, ketua RW 03 Sudeli menambahka  adanya upacara di lokasi pertanian bertujuan agar warganya khususnya kaum milenal bisa tumbuh rasa nasionalisme meski di pinggiran kota Semarang. Selain itu para pemuda di kampungnya dapat mengingat jasa para pahlawan.

"Sekarang yang ikut upacara kaum milenial dan masyarakat setempat," tuturnya.

Wakil Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan para petani milenial diajarkan proses  menanam padi mulai dari hulu ke hilir. Proses penanaman padi dimulai sejak dua pekan lalu.

" Saat ini kaum milenial diajari pertanian sekaligus merayakan kemerdekaan Republik Indonesia ke 76," ujar dia.

Menurutnya, sebelum upacara bendara, kaum milenial diajak memberikan pupuk tanaman padi, dan mencari keong. 

"Keong merupakan hama namun dapat dikonsumsi," ujar wanita akrab disapa Ita

Setelah bertani, kata Ita, para pemuda diajak upacara. Namun ada yang unik dalam pelaksanaannya yakni upacara dilaksanakan di tengah kolam.

"Ini bisa menjadi inspirasi bahwa dimanapun kita merayakan kemerdekaan bisa dilakukan dimana saja selama anak-anak ini bersemangat," tutur dia.

Ia ingin para petani milenial bisa maju dan hebat. Hal tersebut sejalan kebijakan Presiden Joko Widodo yang telah meresmikan petani milenial.

"Presiden Joko Widodo berharap agar petani milenial bisa menjadi ahli pertanian dan agar dapat menjaga kedaulatan pangan," tandasnya.

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved