Breaking News:

Berita Sragen

Kapolres Sragen Sebut Ada Indikasi Ketidaknormalan Harga Pengisian Tabung Oksigen

Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi mengindikasi adanya ketidaknormalan harga pengisian tabung oksigen pada saat kelangkaan akhir-akhir ini.

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/MAHFIRA PUTRI MAULANI
Pengisian Tabung Oksigen gratis dalam rangka memperingati HUT ke-75 RI di Mapolres Sragen, Senin (16/8/2021) 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi mengindikasi adanya ketidaknormalan harga pengisian tabung oksigen pada saat kelangkaan akhir-akhir ini.

Guna mengendalikan harga tersebut, dengan pengisian tabung oksigen gratis dinilai Ardi dapat menormalkan kembali harga pengisian tabung oksigen di masyarakat.

"Ini (pengisian tabung gratis) juga merupakan langkah yang strategis untuk melakukan operasi pasar, karena kita menemukan indikasi adanya ketidaknormalan harga gas."

"Banyaknya pengisian gas-gas secara gratis mampu mengendalikan harga pengisian oksigen di masyarakat," kata Kapolres Ardi usai kegiatan Oksigen Merdeka Candi, Senin (16/8/2021).

Baca juga: Aksi Emak-Emak Loncat Hindari Truk Muatan Gabah Terguling di Sigarbencah Semarang

Baca juga: Ganjar Pranowo Apresiasi Program Aku Sedulurmu dari Polda Jateng: Ini Bentuk Nyata Kepedulian

Baca juga: Viral Lomba Tarik Tambang Online Peringati 17 Agustus, Begini Cara Mainnya

Ardi berharap kegiatan ini akan terus dilakukan. Pihaknya akan melakukan pemetaan terlebih dahulu terkait wilayah-wilayah mana yang memang sangat membutuhkan bantuan ini.

"Yang jelas ini semua harus kita antisipasi, adanya spekulan-spekulan yang memperkeruh suasana dan mempersulit masyarakat dalam mendapatkan gas oksigen," tandasnya.

Pengisian tabung oksigen gratis yang dilakukan Polres Sragen dalam rangka memperingati HUT ke-75 RI ini sangat disambut baik sejumlah masyarakat.

Siswanto warga Kelurahan Kwangen, Kecamatan Gemolong, Sragen salah satunya. Dirinya mengaku memang sulit melakukan pengisian tabung oksigen akhir-akhir ini.

Meski jarak tempuh rumahnya dengan Sragen cukup jauh, pria berusia 73 tahun ini begitu semangat mengantre.

"Tabung ini buat istri saya yang sedang sakit dirumah, sudah komplikasi. Dua bulanan ini dirawat di rumah," kata Siswanto kepada Tribunjateng.com.

Dirinya mengaku istrinya sudah dua tahunan ini jatuh sakit, istrinya juga sudah sering keluar masuk rumah sakit di Solo. Adanya pengecekan administrasi yang kita tambah ketat membuatnya trauma membawa istri ke RS.

"Saya sampai trauma jika harus bawa istri ke RS, karena harus di isolasi dulu 14 hari tidak ada yang menunggu kasihan istri saya," lanjutnya.

Baca juga: Kasus Corona di Jateng Menurun, Ganjar Pranowo Minta Semua Pihak Tak Lengah

Baca juga: PPKM Level 4, 30 Persen Pengusaha Angkutan di Kabupaten Semarang Gulung Tikar

Dengan membawa tabung oksigen pinjaman ini, Siswanto mengaku tabung kecil berdiameter 1 kubik ini bisa dipakai selama 26 jam.

Dengan pengisian tabung oksigen gratis oleh Polres Sragen ini tentunya membuat dirinya sangat senang. Dirinya berharap kegiatan ini bisa sering dilakukan. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved