Breaking News:

Penanganan Corona

Detik-detik Sopir Ambulans Kabur saat Jemput Pasien Isoman, Warga Ngamuk Bawa Parang dan Bensin

Warga mengamuk dan hendak membakar mobil ambulans yang akan menjemput pasien isolasi mandiri.

Editor: rival al manaf
Net
Ilustrasi amuk massa 

TRIBUNJATENG.COM, NTT - Warga mengamuk dan hendak membakar mobil ambulans yang akan menjemput pasien isolasi mandiri.

Mereka membawa bensin dan mengangkat parang.

Dua sopir ambulans lari tunggang langgang tak peduli lagi kendaraannya tertinggal di dekat rumah isoman.

Yang terpikit saat itu hanyalah menyelamatkan diri, nyawa mereka terancam!

Baca juga: PM Malaysia Muhyiddin Yassin Mundur Setelah Gagal Mengendalikan Covid-19, Ini Angka Kematian di Sana

Baca juga: Saya Keluar Ambulans, Warga Sudah Bawa Parang dan Bensin, Teriak Bakar-bakar

Baca juga: Spion Motornya Kesenggol, Oknum TNI Halangi dan Gebrak Pintu Kaca Ambulans yang Bawa Bayi Kritis

Baca juga: Tempat Isolasi Terpusat di Jepara Tak Ada Pasien Isoman, Nakes Diperbantukan Jadi Vaksinator

Dua orang sopir ambulans di Kabupaten Sikka, NTT mengalami kejadian menegangkan, Minggu (15/8/2021)

Mereka nyaris dibunuh oleh sekelompok orang ketika menjemput pasien Covid-19 yang melakukan isoman di rumah pasien di Desa Doreng, Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka, NTT.

Rencananya pasien isoman itu akan dipindahkan ke lokasi isolasi terpusat.

Tak hanya nyaris dibunuh, ada pula warga yang memegang bensin dan hendak melakukan pembakaran.

"Saat saya dan kawan keluar (dari mobil ambulans), salah seorang warga sempat mengayunkan parang ke arah saya. Warga lain juga memegang parang dan bensin sambil teriak bakar-bakar," tutur salah satu sopir ambulans, Yoseph, melalui sambungan telepon, Senin (16/8/2021).

Akibat kekerasan yang dilakukan sekelompok warga itu, Yoseph pun mengalami luka di bagian kaki karena terjatuh saat berupaya menghindar.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved