Breaking News:

Berita Tegal

Harmonis Barbershop Layani Cukur Rambut Gratis Khusus Warga Difabel Tegal

Harmonis Barbershop menggelar cukur rambut gratis bagi teman-teman difabel di Kabupaten Tegal, Selasa (17/8/2021).

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: Daniel Ari Purnomo

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Banyak cara yang bisa dilakukan untuk merayakan hari kemerdekaan ke-76 RI salah satunya seperti yang dilakukan oleh Harmonis Barbershop yaitu menggelar cukur rambut gratis bagi teman-teman difabel di Kabupaten Tegal, Selasa (17/8/2021).

Berlokasi di gedung Loka Bina Karya (LBK) Jalan raya selatan Banjaran, KM 3, nomor 21 Tembok Banjaran, Adiwerna, Kabupaten Tegal, kegiatan cukur rambut gratis ini cukup diminati tidak hanya bagi teman-teman difabel tapi juga masyarakat umum sekitar.

Hal ini bisa dilihat dari antrean yang sudah terlihat bahkan sebelum kegiatan dimulai sekitar pukul 10.00 WIB.

Karyawan dan pengajar di Harmonis Barbershop Anwar mengatakan, kegiatan cukur rambut gratis memang bukan yang pertama kali diadakan, biasanya ketika ada momen atau event tertentu pihaknya selalu mengadakan kegiatan serupa.

Namun jika menyasar teman-teman difabel khususnya di wilayah Kabupaten Tegal ini merupakan yang pertama kali.

"Semoga kegiatan yang kami selenggarakan bekerja sama dengan LBK Slawi bisa bermanfaat. Karena selain teman-teman difabel jika ada masyarakat sekitar yang ingin mengikuti cukur rambut gratis juga kami persilahkan terpenting waktunya masih mencukupi. Mengingat kegiatan kami mulai sekitar pukul 10.00 WIB sampai 11.30 WIB harusnya sudah selesai, jadi ya tidak kami targetkan berapa orangnya," ungkap Anwar, pada Tribunjateng.com, Selasa (17/8/2021).

Lebih lanjut, Anwar berharap, setelah kegiatan ini meski memiliki keterbatasan fisik teman-teman difabel bisa mendapat program pelatihan seperti mencukur dan pangkas rambut atau pelatihan lainnya.

Sementara untuk anggota Harmonis barbershop yang datang ke lokasi biasanya menyesuaikan jumlah peserta yang akan dicukur. 

Jika banyak maka yang datang ke lokasi bisa sampai puluhan orang, namun karena masih pandemi Covid-19 sehingga jumlah tetap dibatasi.

"Alhamdulillah responnya positif karena bisa dilihat dari antrean yang ingin mendapat cukur gratis, mulai anak-anak, remaja, dan orangtua semuanya ikut berpartisipasi," ujarnya.

Sementara itu, salah satu penyandang tunadaksa, Sidik mengungkapkan, ia tidak ingin ketinggalan momen cukur gratis begitu juga dengan rekan-rekan lainnya.

Ia senang dan berterima kasih kepada pihak yang sudah mengadakan kegiatan yang menurutnya sangat bermanfaat terlebih di masa pandemi Covid-19 dan PPKM yang kegiatannya masih dibatasi.

"Ya sangat senang dan tidak mau ketinggalan program cukur rambut gratis ini, karena kan jarang-jarang jadi ya sekalian saja. Tadi cukur rambut model cepak biasa karena rambut saya juga tidak yang lebat atau panjang (gondrong). Saya cocok dengan hasil cukurannya, tidak mengecewakan," tandasnya. (dta)

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE : 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved