PSIS Semarang

Pemain PSIS, Bruno, Hari Nur, Septian, dan Para Influencer Ikut Galang Dana, Terkumpul Rp 39,5 Juta

Yayasan sosial Semarang Donasi bekerjasama dengan Donasi Gotong Royong dan beberapa pegiat instagram serta rekan influencer Semarang mengadakan.

Tribun Jateng/ Franciskus Ariel
Yayasan sosial Semarang Donasi bersama Donasi Gotong Royong dan pimpinan Stasiun Tawang serta para porter berfoto bersama usai prosesi penyerahan donasi, Minggu (15/8/2021) kemarin  - istimewa/ Dokumentasi Yayasan Sosial Semarang Donasi 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Yayasan sosial Semarang Donasi bekerjasama dengan Donasi Gotong Royong dan beberapa pegiat instagram serta rekan influencer Semarang mengadakan galang dana #UntukPorterStasiunSMG pada tanggal 9 - 13 Agustus lalu.

Tak ketinggalan, beberapa pemain PSIS Semarang semisal Bruno Silva, Hari Nur Yulianto, dan Septian David Maulana turut serta dalam kegiatan ini.

Demikian juga musisi asal Pati, Jawa Tengah Hendra Kumbara.

Baca juga: Bruno Silva PSIS Semarang Bangga Cetak 2 Gol dalam Debut di Stadion Jatidiri

Baca juga: Hari Nur Yulianto Ajak Pemain Asing PSIS Bruno Silva Blusukan Mancing di Sungai Sukorejo Kendal

Baca juga: Kenapa PSIS Semarang Masih Ngebet Cari Pemain yang Seperti Hari Nur? Ini Penjelasan Liluk

Target penerima donasi ini yakni Porter (jasa angkut barang) yang berada di Stasiun Semarang.

Penyerahan donasi di laksanakan pada Minggu (15/8) kemarin di Stasiun Tawang, Kota Semarang.

Adapun dari kegiatan tersebut, total donasi yang terkumpul sejumlah 39.557.000 juta rupiah.

Selain donasi dalam bentuk penggalangan dana, Yayasan Sosial Semarang Donasi juga mendapatkan bantuan 1 ton beras, serta 100 box makanan dari Hamba Allah.

Total Terkumpul kurang lebih 366 paket sembako yang di bagikan kepada Pramu Antar (porter), cleaning service, security, pekerja jalan serta masyarakat isoman/yang membutuhkan.

“Ya, memang kami bagikan juga kepada penerima manfaat selain Pramu Antar (porter), karena masih terdapat anggaran yang memang di tujukan kepada mereka apabila kuota donasi untuk porter sudah terpenuhi” Kata Desfagri selaku Ketua Yayasan Sosial Semarang Donasi dalam rilisnya kepada tribunjateng.com, Selasa (17/8/2021).

"Harapannya kegiatan ini bisa terus berlanjut dan dapat sedikit meringankan beban rekan-rekan atau masyarakat yang membutuhkan," imbuh lelaki asal Semarang tersebut.

Baca juga: Bruno Silva PSIS Semarang Bangga Cetak 2 Gol dalam Debut di Stadion Jatidiri

Baca juga: Bus Baru PSIS Semarang Segera Beroperasi, Komisaris Klub Bocorkan Tanggal Test Drivenya

Baca juga: Bus Baru PSIS Semarang Segera Beroperasi, Komisaris Klub Bocorkan Tanggal Test Drivenya

Agri menambahkan, kehadiran pandemi COVID-19 memberikan dampak bagi masyarakat, terutama dengan munculnya kebijakan pemerintah yang belakangan ini diberlakukan yaitu PPKM Darurat. Salah satu yang terkena dampak dari pandemi ini adalah para Porter.

"Krisis ekonomi dirasakan segenap masyarakat, salah satunya adalah pihak Porter yang berada di Stasiun Semarang," ungkapnya.

Berdasarkan cerita dari para Porter, di masa PPKM seperti saat ini untuk mendapatkan penumpang yang memerlukan jasa porter sangatlah sulit. 

"Bahkan menurut salah satu Porter Di Stasiun Tawang, beliau mengatakan bahwa 2-3 hari baru mendapatkan 1 orang yang menggunakan jasa nya," pungkas Agri. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved