Breaking News:

Berita Kudus

Bupati Kudus Akan Verifikasi Seluruh Koperasi di Kudus

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus akan melakukan verifikasi ulang seluruh koperasi di Kota Kretek.

Penulis: raka f pujangga | Editor: rival al manaf
Tribun Jateng/ Raka F Pujangga
‎Gerbang Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Giri Muria Group (GMG) tertutup rapat di Jalan Kudus-Colo KM 9, Desa Cendono, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus akan melakukan verifikasi ulang seluruh koperasi di Kota Kretek.

Hal itu menyusul mencuatnya kasus Giri Muria Group (GMG) yang membuat ribuan nasabah tidak bisa mencairkan dana depositonya.

Bupati Kudus, HM Hartopo menyampaikan, akan mengumpulkan koperasi yang ada di Kabupaten Kudus.

Baca juga: Video Upacara Peringatan HUT ke-76 RI Sragen Dilakukan Virtual

Baca juga: Pesawat Amerika Akhirnya Evakuasi Warga Afghanistan yang Ketakutan dengan Taliban

Baca juga: Objek Wisata Dusun Semilir Jual Tiket Presale, Beli Sekarang Piknik Setelah PPKM

‎"Rencana nanti akan kami panggil koperasi-koperasi untuk mendata dan melakukan verifikasi kembali yang layak dan tidak," ucapnya, saat ditemui Rabu (18/8/2021).

Hartopo menceritakan, pernah bertemu langsung dengan pemilik GMG, Alfi Hidayat saat hendak menghibahkan sahamnya ke Nahdlatul Ulama (NU).

Namun, antara jumlah aset yang dimiliki lebih sedikit dibandingkan deposito yang masih tertanggung.

"Alfi saya tanya, ada aset berapa perkiraannya sekitar Rp 25 miliar. Tapi sekarang ini deposito nasabah yang masih tertanggung, sekitar 35 miliar," ucapnya.

Apalagi, berdasarkan informasi kerugian nasabah GMG ditaksir mencapai sekitar Rp 100 miliar.

"Informasi dari teman pengacara katanya sudah sampai Rp 100 miliar," ujarnya.

Dia berharap, agar masyarakat tetap berhati-hati pada saat menyimpan uangnya di koperasi.

Baca juga: Pesanan Baju Pengantin Lesti Kejora Dibatalkan, Ivan Gunawan: Gak Kecewa, Namanya Juga Tukang Jahit

Baca juga: Bayi yang Ambulansnya Dihalangi Oknum TNI Akhirnya Meninggal, Ini Hukuman yang Diterima Pelaku

Baca juga: Jadwal Bola La Liga Spanyol, Bilbao Vs Barcelona, Levante Vs Real Madrid dan Atletico Vs Elche

Pasalnya, koperasi tidak terlindungi Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) seperti pada bank konvensional.

"Masyarakat harus berhati-hati menyimpan uangnya kalau diiming-imingi bunga tinggi‎," jelas dia.‎ 

Sementara itu, Alfi Hidayat tidak menjawab panggilan telepon saat dihubungi Tribun Jateng. (raf)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved