Breaking News:

Berita Batang

DPRD Kabupaten Batang Tetapkan RUU Perda Pengembangan Industri dan Klasifikasi BPBD

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang menggelar rapat paripurna mengenai penetapan dua Rancangan Undang-undang Peraturan Daerah.

Penulis: dina indriani | Editor: Daniel Ari Purnomo
Diskominfo BatangĀ 
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang menggelar rapat paripurna mengenai penetapan dua Rancangan Undang-undang Peraturan Daerah (RUU Perda) di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Kabupaten Batang, Rabu (18/8/2021). 

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang menggelar rapat paripurna mengenai penetapan dua Rancangan Undang-undang Peraturan Daerah (RUU Perda) di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Kabupaten Batang, Rabu (18/8/2021).

Penetapan dua RUU Perda diikuti Bupati Batang Wihaji dan Wakil Bupati Suyono, semua anggota DPRD Kabupaten Batang, semua kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Batang, dan perwakilan dari Forkopimda untuk menjadi saksi.

Ada pun dua RUU Perda tersebut yakni Perda Tentang Pengembangan Industri, yang kedua Perda Tentang BPBD dan Rumah Sakit sebagai salah satu yang dikuatkan strukturnya termasuk klasifikasinya 

Bupati Batang Wihaji mengatakan ada sedikit perubahan tentang BPBD dan Rumah Sakit dari strukturnya dijabat oleh pejabat struktural tapi eselon 3 dan bersifat khusus termasuk BPBD nanti menjadi eselon 2 karena klasifikasinya.

Kemudian potensinya di Kabupaten Batang sehingga layak dinaikkan klasifikasinya.

“Kalau peningkatan industri kecil sendiri sesuai amanah Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2004 kita menjalankan amanah itu juga dengan Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan (LPIK), LPIK yaitu rencana pengembangan industri Kabupaten,” jelas Wihaji.

Dikatakannya, dengan adanya Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang harus menyesuaikan rencana pengembangan industri di Kabupaten Batang seperti apa. 

Ada enam rekomendasi salah satu saran penting dari DPRD Kabupaten Batang bagaimana keberpihakan pemerintah daerah untuk merencakan kedepannya khususnya menciptakan lapangan pekerjaan.

"Harapannya para pekerja yang nanti akan kerja di dalam industri itu ada keberpihakannya terhadap masyarakat lokal Kabupaten Batang dan kearifan lokal dimana para pengusaha baik menengah atau kecil bisa dilibatkan," pungkasnya.(din)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved