Breaking News:

Berita Kudus

Hindari Kerumunan, Pembagian Nasi Buka Luwur Sunan Kudus Langsung Menyasar ke Desa-desa

Puncak dalam rangkaian tradisi buka luwur Makam Sunan Kudus 1443 hijriah adalah pemasangan luwur.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: moh anhar

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Puncak dalam rangkaian tradisi buka luwur Makam Sunan Kudus 1443 hijriah adalah pemasangan luwur.

Dalam kesempatan yang sama juga dibagikan nasi berkat buka luwur.

Hanya saja, berhubung pandemi masih berlangsung panitia tidak membagikannya di kompleks Makam Sunan Kudus, melainkan didistribusikan ke masing-masing kecamatan kemudian diteruskan ke desa.

Biasanya dalam pembagian nasi buka luwur selalu menyita perhatian ribuan warga untuk antre mendapatkannya.

Kali ini pandemi masih berlangsung. Kerumunan dinilai menjadi media penularan wabah.

Baca juga: Pelaku Incar Dua Minggu Dulu Sebelum Tega Rudapaksa Gadis Keterbelakangan Mental di Nalumsari Jepara

Baca juga: Muncul Selebaran Sindiran kepada Pemerintah terkait Perpanjangan PPKM, Polisi Lakukan Penyelidikan 

Baca juga: Sisi Lain Bupati Banjarnegara yang Dikenal Kontroversial, Momen saat Nangis Ketemu ODGJ Disorot

Akhirnya panitia memutuskan untuk membagikannya melalui distribusi langsung ke desa melibatkan pemangku belik atau sumber mata air dan punden yang ada di  desa.

"Nanti dari koordinator kecamatan dibagikan ke desa-desa yang ada belik dan punden," kata Humas Buka Luwur, Muhammad Kharis, Rabu (18/8/2021).

Nasi buka luwur itu akan mulai dibagikan pada Kamis (19/8/2021) atau tepat 10 Muharram 1443 hijriah.

Dari panitia, nasi buka luwur itu dibagikan ke masing-masing kecamatan sekitar pukul 01.00 WIB.

Nasi buka luwur sendiri terdiri atas dua menu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved