Breaking News:

Berita Sragen

Motif Batik 5M Indonesia Tangguh, Upaya Membangkitkan UMKM Batik Sragen di Masa Pandemi Covid-19

Karya motif batik 5M Indonesia Tangguh diciptakan dalam menyongsong hari kemerdekaan dengan semangat Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: muslimah
(Tribunnews/Istimewa)
Guru Besar Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Prof Dr H. Bani Sudardi, MHum. 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Hampir semua bidang mengalami pukulan berat di masa Pandemi Covid-19 ini. Salah satunya ialah bidang ekonomi kreatif seperti sektor pariwisata, olah raga, rekreasi, dan hiburan. Saat ini dunia kreatif mengalami cultural shock.

Hasil penelitian unggulan perguruan tinggi Prof Bani Sudardi, Guru Besar Fakultas Ilmu Budaya UNS bersama UMKM Batik Sragen, sektor budaya dan industri kreatif memiliki peran penting dalam hal ekonomi dan lapangan pekerjaan.

Sektor ini memacu inovasi untuk tetap bertahan, serta berkontribusi pada banyak saluran lain untuk dampak sosial yang positif. Karena itu, sektor industri kreatif perlu mencari cara memulihkan diri dari kelesuan luar biasa akibat pandemi covid 19.

Sektor batik salah satu sektor industri kreatif yang terkena dampak Covid-19. Dimana yang terkena dampak hampir menyeluruh dari mulai produksi, distribusi dan penjualan.

"Yang terkena dampak hampir menyeluruh mulai produksi, distribusi, dan pejualan” tutur Indro Utomo salah satu perajin batik di Pilang, Sragen.

Namun, kondisi ini ternyata juga menimbulkan ide-ide baru untuk pemasaran. Penerapan inovasi desain menyesuaikan situasi dan kondisi diterapkan di daerah Pilang Sragen.

Bani Sudardi menyampaikan menengok sejarah, batik mampu bertahan dan memiliki nilai multi fungsi serta terpengaruh sesuai dengan situasi dan kondisi masyarakat.

Karya motif batik 5M Indonesia Tangguh diciptakan dalam menyongsong hari kemerdekaan dengan semangat Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh.

"Karya ini memanfaatkan batik sebagai suatu pamlet dalam mensosialisasikan protokol kesehatan, serta bermakna filosofis semangat untuk bangkit bersama di masa pandemi," kata Bani.

Hasil penelitian eksploratif ini ditujukan sebagai sarana membangkitkan geliat UMKM batik di Sragen untuk terus produktif.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved