Minggu, 17 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jepara

Pemkab Jepara Berhasil Kendalikan Kasus Covid-19

Pemerintah Kabupaten Jepara menyampaikan lonjakan kasus aktif Covid-19 kini sudah terkendali.

Tayang:
Humas Pemkab Jepara
Bupati Jepara Dian Kristiandi saat menyidak SMPN 2 Jepara terkait  fasilitas protokol kesehatan untuk PTM, beberapa bulan lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Pemerintah Kabupaten Jepara menyampaikan lonjakan kasus aktif Covid-19 kini sudah terkendali.

Hal ini ditandai dengan terus menunurunnya kasus aktif dan keterisian tempat tidur isolasi

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Jepara, Muh Ali mengatakan,  pengedalian ini karena pihaknya melaksanakan aturan yang termaktub dalam intruksi menteri dalam negeri terkait daerah yang masuk kategori PPKM Level 3.

Dengan melaksanakan aturan tersebut, pihaknya bisa menekan kasus aktif Covid-19 Jepara

Ali membeberkan, pada 3 Juli 2021 kasus aktif Covid-19 di Jepara mencapai 1686. Namun, dengan penanganan yang serius melalui tracing dan penegakan protokol kesehatan, kasus aktif Covid-19 di Jepara kini mencapai 131.

"Tempat tidur isolasi di enam rumah sakit dari total kapasitas 258, kini terisi 13 pasien. BOR isolasi pun kini 5, 04 persen," kata Ali kepada Tribun Jateng, Kamis (19/8/2021).

Dengan penurunan ini, lanjut dia, Kabupaten Jepara tidak lagi bestatus zona merah.

Untuk itu, pihaknya terus menggencarkan vaksinasi agar terbentuk kekebalan kelompok (herd immunity) di Kabupaten Jepara.

Menurut Ali, dari 922. 450 orang, 174.673 sudah disuntik vaksin dosis pertama. Dengan demikian, capaian vaksin dosis pertama 18, 9 persen.

Sementara itu, jumlah orang yang sudag disuntik vaksin dosis kedua sebanyak 95. 478 orang. Atau sudah mencapai 10, 4 persen.

Saat kini, kata dia, vaksinasi terus berlangsung di puskesmas di seluruh Kabupaten Jepara.

"Setiap ada pengiriman vaksin dari Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, langsung kami didistribusikan ke puskesmas," terangnya.

Menurut Ali, antusias masyarakat untuk vaksin sangat tinggi. Bahkan tidak jarang di sejumlah puskesmas tidak bisa melayani suntik vaksin karena stok vaksin sudah kosong. Di sisi lain, stok tambahan vaksin di Jepara bergantung pada kiriman dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara Mudrikatun menambahkan penurunan kasus aktif Covid-19 di Jepara tetap harus dibarengi kedisiplinan penerapan protokol kesehatan.

Untuk itu, dia meminta masyarakat Jepara jangan hanyut dengan penurunan kasus ini.

Pihaknya menekankan kepada masyarakat agar melaksanakan 5 M, yakni memakai masker, menjaga jarak, mecuci tangan, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas. Pasalnya, kata dia, dengan melaksanakan 5 M tersebut bisa membantu menurunkan angka penularan.

Selain itu, pihaknya juga akan melaksanakan testing harian, sebagaimana intruksi menteri dalam negeri untuk daerah yang masuk PPKM Level 3.

"Kami bergarap positivity rate semakin turun di tengah  upaya tracing yang kita optimalkan," tandasnya.(yun).

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved