Breaking News:

Berita Solo

Polda Jateng Akan Suntik Sebanyak 4.600 Buruh di Solo Raya, Gunakan Vaksin Moderna

Polda Jateng akan lakukan vaksinasi untuk buruh di wilayah Solo Raya, Sabtu (21/8/2021). Pelaksanaan vaksinasi di spot-spot yang ada di dekat buruh.

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/MUHAMMAD SHOLEKAN
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi saat memberikan keterangan kepada wartawan usai rapat persiapan vaksinasi bersama kapolres se-Solo Raya di Mako 2 Polresta Solo, Kamis (19/8/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Polda Jateng akan lakukan vaksinasi untuk buruh di wilayah Solo Raya, Sabtu (21/8/2021).

Jenis vaksin yang akan diberikan yaitu Moderna untuk bagi buruh untuk dosis pertama.

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi menyampaikan akan menempatkan vaksinasi di spot-spot yang ada di dekat buruh.

"Contohnya, di Solo Raya kita akan vaksin sebanyak hampir 4.600 buruh secara serentak dalam sehari," ucapnya usai memimpin rapat vaksinasi dengan kapolres se-Solo Raya di Mako 2 Polresta Solo, Kamis (19/8/2021).

Baca juga: Lokalisasi Lorong Indah LI Pati Resmi Ditutup Mulai Malam Ini, Bupati Haryanto: Cari Kerja Lain Saja

Baca juga: Pengunggah Video Ambulans Ugal-ugalan Minta Maaf, Me‎nyesal Karena Pernah Diantar 10 Kali Gratis ‎

Baca juga: Viral Video Warga Kebonagung Kendal Bikin Panggung Dangdut Rayakan HUT RI, Tak Mau Dibubarkan Polisi

Luthfi menyampaikan, pihaknya akan secara terus-menerus melakukan vaksinasi di wilayah aglomerasi.

"Buruh apa saja. Tergantung kesiapan di wirausaha di wilayah kita. Termasuk sektor lain yang akan kita lakukan bersama," ucapnya.

Mantan Kapolresta Solo itu menyebut, program vaksinasi untuk buruh akan dilakukan di seluruh Jawa Tengah.

"Namun, Solo Raya ini yang menjadi prioritas," terangnya.

Terkait stok vaksin, dia menegaskan stok aman.

"Vaksin berapa kita akan eksekusi di lapangan," jelasnya.

Sementara itu, Kabid Dokkes Polda Jateng Kombes Pol Sumy Hastry Purwanti menjelaskan masyarakat yang akan divaksin Moderna harus benar-benar sehat.

Baca juga: Bantu UMKM, Bupati Tegal Umi Azizah Borong Dagangan Lewat Kegiatan Nglarisi Dagangan Simboke

Baca juga: Teman Pendaki Gunung Meninggal Hipotermia Berbohong ke Tim SAR, 1 Mayat Ditinggal Ditutupi Jaket

Baca juga: Masuk Semarang Zoo Wajib Tunjukan Bukti Vaksin, Bagaimana dengan Anak-Anak? Ini Penjelasan Manajemen

"Jadi kita periksa tensi, nadi, suhu, dan keadaan umum kondisi psikis masyarakat yang akan divaksin," jelasnya.

Misalnya, lanjut Hastry, kalau dia keadaan loyo lemes minta disuntik pihaknya tidak akan memberikan suntikan.

"Atau belum makan tidak bisa divaksin. Jadi kalau keadaannya umunya baik, disuntik Moderna tidak akan ada masalah," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved