Jumat, 5 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Alasan Polisi Akan Bebaskan Begal yang Beri Balsem ke Mata Driver Ojol Viral di Medsos

Seorang diduga begal akan dilepaskan pihak kepolisian. Hal ini lantaran korban begal belum juga melapor.

Tayang:
Editor: galih permadi
Instagram @depok.update
ilustrasi begal 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Seorang diduga begal akan dilepaskan pihak kepolisian.

Hal ini lantaran korban begal belum juga melapor.

Diketahui korban merupakan driver ojek online (ojol).

Namun hingga kini belum diketahui identitasnya.

Sebuah video viral menunjukkan seseorang yang disebut begal tertangkap di Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Kamis (19/8/2021).

"Pelaku begal tertangkap basah di Tanjung Duren Jakarta Barat tgl 19/8 malam.

Pelaku melancarkan aksinya dengan menggunakan modus mengoleskan balsem ke mata korban yang adalah seorang driver ojek online," tulis keterangan video yang diunggah pada Kamis.

Panit Reskrim Polsek Tanjung Duren Iptu Riswanta menyampaikan bahwa pelaku berinisial SR (35) tersebut kini diamankan di Mapolsek Tanjung Duren.

"Diamanin di sini (Mapolsek Tanjung Duren) untuk memberi keamanan supaya enggak dikeroyok di sana karena massa banyak banget, makanya kami amankan," kata Riswanta kepada wartawan, Jumat (20/8/2021).

Menurut Riswanta, ada seseorang yang berteriak 'maling' pada Kamis malam di lokasi kejadian sehingga puluhan warga, termasuk sejumlah sopir ojek online, langsung mengejar pelaku hingga masuk ke sebuah gorong-gorong.

Polisi pun segera menyambangi lokasi dan ikut mencari terduga pelaku hingga tertangkap.

Namun, korban dari peristiwa tersebut belum melapor maupun ditemukan hingga hari ini.

Modus mengoleskan balsam yang disebut dilakukan pelaku juga belum dapat dikonfirmasi Riswanta lantaran belum ada korban yang melapor.

"Kami nunggu korban, kemarin (di lokasi) saya tanya, 'Siapa korbannya? Siapa korbannya?' Kami uber, tapi enggak ada sampai sekarang.

Ini masih jadi informasi liar karena korbannya enggak ada," jelas Riswanta.

Jika korban tak kunjung ditemukan, maka SR akan dikeluarkan dari Mapolsek Tanjung Duren dalam 1x24 jam.

"Pelaku dalam 1×24 jam kami keluarkan karena kami nunggu korban.

Kemarin kami juga udah uber siapa korbannya sampai pagi tapi belum ada," ujar Riswanta.

Dalam video viral yang tersebar, pelaku terlihat berada di tengah-tengah kali.

Sejumlah warga terlihat mengerumuni pelaku, bahkan beberapa di antaranya memukuli pelaku.(*)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved