Breaking News:

Berita Ungaran

Vaksin Dosis Kedua di Kampoeng Kopi Banaran Sasar 1.000 Peserta

Di Kampoeng Kopi Banaran, penyuntikan vaksinasi dilakukan di tengah-tengah kebun karet dan kelapa.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG.COM/M NAFIUL HARIS
Sejumlah peserta sedang mengantre mendapatkan suntikan dosis kedua dalam vaksinasi di Kampoeng Kopi Banaran, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Jumat (20/8/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Kegiatan vaksinasi umumnya dilangsungkan di gedung kesehatan, stadion, maupun lapangan. Tapi tidak di Kampoeng Kopi Banaran, penyuntikan vaksinasi dilakukan di tengah-tengah kebun karet dan kelapa.

General Manager Kampoeng

Sejumlah peserta sedang mengantre mendapatkan suntikan dosis kedua dalam vaksinasi di Kampoeng Kopi Banaran, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Jumat (20/8/2021).
Sejumlah peserta sedang mengantre mendapatkan suntikan dosis kedua dalam vaksinasi di Kampoeng Kopi Banaran, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Jumat (20/8/2021). (TRIBUNJATENG.COM/M NAFIUL HARIS)

Kopi Banaran Frina Bonita mengatakan vaksinasi secara outdoor tersebut sesuai tema yang diangkat 'Vaksinasi Ning Kebun'.

"Tujuannya tidak lain untuk mengurangi ketegangan peserta vaksinasi. Karena, pada vaksinasi dosis pertama sempat ada peserta ketakutan melihat jarum suntik. Meski akhirnya berhasil diberikan vaksin Covid-19," terangnya kepada Tribunjateng.com, di Kampoeng Kopi Banaran, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Jumat (20/8/2021)

Menurut Frina, pada vaksinasi tahap kedua ini dibuat outdoor juga agar sirkulasi udara terjaga. Kemudian, pengaturan peserta sesuai protokol kesehatan lebih longgar karena lokasi luas.

Ia menambahkan, pada vaksinasi dosis kedua ini menyasar sekira 1.000 orang mulai karyawan Kampoeng Kopi Banaran. Lalu, pihak PTPN IX serta masyarakat sekitar.

"Dengan karyawan yang sudah divaksin ini harapannya akan segera terbentuk kekebalan komunal dan objek wisata dapat segera dibuka kembali," katanya

Direktur PTPN IX Tio Handoko menyampaikan program percepatan vaksin dengan melibatkan karyawan unit kebun serta masyarakat merupakan salah satu bentuk Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL).

"Ini sejalan dengan arahan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam pelaksanaan percepatan vaksin di Jawa Tengah yang melibatkan seluruh unit PTPN IX," ujarnya

Handoko mengungkapkan, manajemen PTPN IX menargetkan semua karyawan beserta keluarga dapat menerima vaksin 100 persen pada tahun 2021. Terkait pembiayaan dimasukan program TJSL atau CSR PTPN IX sehingga gratis. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved