Berita Klaten

Kisah Dalang di Klaten Gadaikan Alat Pentas hingga Sertifikat Rumah untuk Kebutuhan Keluarga

Ki Dalang Mas Kembar Klaten mengatakan, usaha yang dia lakukan belum bisa secara maksimal untuk bertahan hidup. Bahkan, ia mengaku terpaksa menjual p

Editor: m nur huda
Istimewa
Ilustrasi - Pertunjukan wayang kulit di panggung Sasana Pambiwara kantor Dinas Kominfo Kebumen, Sabtu malam lalu (22/5/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KLATEN - Pelaku seni di Kabupaten Klaten merasakan dampak secara langsung adanya pandemi covid-19 yang hingga kini belum berakhir.

Pasalnya, selama penerapan PPKM kegiatan seni dan pertunjukan belum dapat dilaksanakan.

Sehingga untuk menghidupi keluarganya, para pelaku seni harus mencari sumber pendapatan dari sektor lain.

Satu di antaranya, seniman asal Desa Sabrang Lor, Kecamatan Trucuk, Klaten, Ki Dalang Mas Kembar Klaten, mengatakan di tengah pandemi Covid-19, ia lakukan kegiatan yang positif.

"Selama pandemi, sudah saya lakukan kegiatan positif seperti ikut usaha angkringan," ungkapnya kepada TribunSolo.com, Jum'at (20/8/2021).

Ki Dalang Mas Kembar Klaten mengatakan, usaha yang dia lakukan belum bisa secara maksimal untuk bertahan hidup.

Bahkan, ia mengaku terpaksa menjual peralatan pedalangannya seperti wayang, alat musik gamelan untuk mencukupi keluarganya.

"Saya juga menjaminkan sertifikat rumah untuk biaya kuliah dan sekolah anak saya," ucapnya.

Dia mengatakan, sebelum pandemi dirinya bisa pentas wayang 15 hingga 25 kali per tahunnya.

Namun, ketika pandemi datang dan muncul kebijakan PPKM, membuat dirinya dan para seniman lain tidak bisa pentas.

Para seniman tersebut tetap komitmen untuk bertahan sebagai seniman dan tak ingin berkerja di bidang lain.

"Karena ada yang masih gengsi tidak mau berwirausaha," ucapnya.

Ia mengaku, Kabupaten Klaten memunculkan banyak seniman.

Ada sekitar 200 lebih yang terdiri dari dalang kondang dan dalang yang masih belajar.

"Ya itu tadi responnya juga bagus, sudah dianggarkan untuk para pelaku seni namun belum cair," tuturnya.

Ia mengatakan, bantuan yang diberikan pemerintah belum menyasar seluruh seniman di Kabupaten Klaten.

Bantuan yang diberikan oleh pemerintah dalam bentuk sembako.

"Semoga ini menjadi perhatian Pemerintah," pungkasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Pilunya Dalang di Klaten, Tak Bisa Pentas karena Corona: Gadaikan Sertifikat Rumah Demi Sekolah Anak

Sumber: Tribun Solo
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved