Breaking News:

Berita Sragen

Kunjungan ke Sragen, Mensos Risma Serahkan Bantuan Senilai Rp 1,8 Miliar

Bantuan tersebut diserahkan bukan hanya dalam bentuk uang, melainkan juga barang sesuai kebutuhan penerima

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: muslimah

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini bersama legislator komisi VII DPR Paryono dan Endang Maria Astuti menyerahkan bantuan sosial senilai Rp 1,8 miliar ketika kunjungan kerja ke Sragen.

Tidak hanya warga Kabupaten Sragen yang menerima bantuan, melainkan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari Wonogiri, Sragen dan Kota Solo.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan di Aula Kelurahan Nglorog, Kecamatan Sragen, Sragen, Jumat (20/8/2021).

Bantuan tersebut diserahkan bukan hanya dalam bentuk uang, melainkan juga barang sesuai kebutuhan penerima. Seperti aksebilitas berupa tongkat netra, bantuan kewirausahaan berupa mesin jahit, paket Prokes dan masih banyak lagi.

Hadir dalam kesempatan itu pula, Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Pepen Nazaruddin dan jajaran, Dirjen Penanganan Fakir Miskin Asep Sasa Purnama dan jajaran dan Rehabilitasi Sosial Harry Hikmat.

Setelah membagikan bantuan, Risma juga memberikan motivasi kepada warga penerima bansos yang telah lulus atau tidak lagi menerima bantuan, karena dinilai sudah mampu.

Mensos mengajak mereka agar tetap semangat dan terus berusaha meskipun tidak lagi menerima bantuan. Bahkan Risma menelepon seseorang yang pernah diberi bansos dan kini berhasil menjadi orang sukses.

"Semangat untuk teman-teman semua tidak boleh menyerah. Memang tidak mudah, tapi juga tidak susah. Dari jadi walikota saya sudah membantu 18 ribu dari orang tidak punya, sekarang sukses, omsetnya diatas Rp 1 miliar sebulan. Punya mobil banyak, punya rumah banyak, kalian juga harus bisa," kata Risma menyemangati.

Usai menyerahkan bantuan, Risma kepada awak media menyampaikan bantuan Rp 1, 8 miliar ini diberikan kepada warga sebanyak 1.536 orang.

Penerima bantuan, kata Risma telah dilakukan assesment terlebih dahulu sebelumnya. Tidak hanya warga miskin, orang dengan disabilitas juga diberikan bantuan.

"Total bantuan Rp 1,8 miliar kepada 1.536 orang. Bentuk bantuannya macam-macam, bukan uang misalkan dia mau jualan maka kita berikan gerobak atau dibelikan bahan makanan."

"Disabilitas juga, tunanetra kita berikan tongkat, kalau mau usaha kita berikan usaha, angkringan ini juga untuk penyandang disabilitas," terang Risma.

Risma mengaku agar teroganisir, pihaknya juga terus melakukan pemantauan kepada mereka yang telah menerima bantuan dari Kemensos. (uti)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved